JAKARTA – Kehilangan konsentrasi menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan di jalan. Data National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat bahkan menyebutkan, hanya dengan teralihkan selama empat detik saat melaju 100 km/jam, mobil bisa bergerak lebih dari 100 meter tanpa kendali.
Menyadari betapa berbahayanya situasi tersebut, Subaru menghadirkan fitur Emergency Stop Assist pada New Forester, sebagai bagian dari teknologi Subaru EyeSight generasi terbaru yang terintegrasi dengan Driver Monitoring System (DMS).
Fitur pintar ini bekerja mendeteksi kondisi pengemudi—apakah tidak merespons kemudi, mata terpejam, atau tak memberi input dalam jangka waktu tertentu. Saat hal itu terjadi, sistem akan mengambil alih dengan memberikan peringatan suara dan visual, menghentikan mobil secara otomatis di sisi jalan, hingga menyalakan lampu hazard untuk memperingatkan pengguna jalan lain.
BACA JUGA:
Tak hanya fokus pada keselamatan aktif, Subaru juga memperhatikan sisi kenyamanan. Pabrikan asal Jepang ini membekali New Forester dengan Medical Ergonomic Seat yang dikembangkan bersama institusi medis di Jepang. Jok ini dirancang dengan pendekatan ilmiah untuk menopang tulang panggul dan punggung bawah, mengurangi tekanan pada leher dan pinggang, menjaga postur tubuh, hingga meminimalkan rasa pegal selama perjalanan jauh.
Bagi pengemudi yang sering menempuh jarak panjang, fitur ini menjadi nilai tambah karena tidak hanya memberi kenyamanan maksimal, tetapi juga mendukung kesehatan tulang belakang.
Lebih dari sekadar kendaraan, Subaru ingin menghadirkan mobil sebagai partner perjalanan yang peduli terhadap penggunanya. Di tengah tren digitalisasi otomotif, Subaru tetap menekankan pada esensi utama: keselamatan dan kenyamanan manusia.
“Bagi Subaru, keselamatan dan kenyamanan adalah prioritas utama. Emergency Stop Assist dan jok anti pegal merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan teknologi yang benar-benar bermanfaat bagi pengemudi dan penumpang,” ujar Chief Executive Officer Subaru Indonesia Arie Christopher, dalam keterangan resminya, Selasa, 9 September.
Fitur Emergency Stop Assist dan Medical Ergonomic Seat ini tersedia di model tertentu, termasuk The All-New Subaru Forester.