JAKARTA - Pabrikan otomotif terbesar Amerika Serikat Ford tengah menjadi sorotan dikarenakan adanya penarikan kembali berbagai model kendaraan atau recall secara berturut-turut sejak awal tahun.
Mengutip dari laman Carscoops, Rabu, 3 September. kali ini, hampir setengah juta kendaraan di Amerika Serikat ditarik kembali karena potensi kebocoran minyak rem yang dapat mengganggu kinerja pengereman.
Penarikan kembali ini mencakup 497.624 kendaraan di Amerika Serikat, termasuk Ford Edge tahun produksi 2015 hingga 2018 dan SUV Lincoln MKX tahun produksi 2016 hingga 2018.
Kedua model ini menggunakan sistem rem yang serupa, dan selang yang dipertanyakan tersebut dipasang pada kendaraan yang diproduksi antara Juni 2014 dan Desember 2017.
Meskipun perusahaan memperkirakan hanya sekitar 1 persen SUV yang mungkin mengalami cacat tersebut, Ford mengatakan akan melanjutkan penarikan ini sebagai langkah kehati-hatian. Sementara itu, dealer telah diinstruksikan untuk menunda pengiriman kendaraan yang masih tersedia terkait penarikan ini hingga solusi ditemukan.
BACA JUGA:
Menurut Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), masalahnya terletak pada selang rem fleksibel belakang yang dapat pecah dan bocor. Jika hal ini terjadi, pedal rem dapat bergerak lebih jauh dari biasanya atau lampu peringatan rem merah akan menyala.
Dalam skenario yang lebih serius, jarak pengereman dapat menjadi sangat panjang dan berbahaya. Sejauh ini, Ford menyatakan belum ada laporan cedera atau kecelakaan terkait kerusakan tersebut.
Akar penyebab kegagalan selang masih menjadi misteri. Meskipun demikian, Ford memang menyadari adanya penurunan kasus yang tajam setelah penggantian material pada tahun 2017, ketika mereka mengganti salah satu part. Keluhan pertama kali muncul pada tahun 2021, tetapi setelah beberapa kasus baru dan desakan dari NHTSA, produsen mobil tersebut setuju untuk mengambil tindakan recall.
Meskipun solusi akhir masih dalam tahap pengembangan, Ford berencana untuk mulai mengirimkan pemberitahuan penarikan kembali pada 8 September 2025, dengan tindak lanjut setelah perbaikan siap dilakukan.
Seperti biasa, perbaikan akan dilakukan secara gratis di dealer Ford atau Lincoln. Sementara itu, pemilik dapat memeriksa status kendaraan mereka dengan menghubungi layanan pelanggan atau menggunakan alat pencarian VIN OASIS.