JAKARTA - Jaguar Land Rover (JLR) mengeluarkan perintah evaluasi awal terhadap hampir 92.000 unit kendaraan karena adanya potensi kerusakan pada knuckle setir kemudi depan.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) telah menerima laporan pada satu atau dua knuckle kemudi depan telah retak sehingga berpotensi membahayakan penggunanya.
Komponen tersebut merupakan salah satu yang krusial yang menghubungkan ban depan ke perangkat penting seperti bagian pengereman.
Melansir dari Reuters, Selasa, 1 Juli, badan keselamatan otomotif tersebut menambahkan bahwa penyelidikan akan membantu menentukan cakupan, tingkat keparahan, dan asal muasalnya.
Saat ini, evaluasi dari kasus tersebut difokuskan pada Range Rover Sport keluaran tahun 2014-2017 yang diproduksi oleh JLR di wilayah Amerika Utara berjumlah 91.856 unit.
Meskipun baru evaluasi awal, kabar tersebut dapat berujung menjadi program penarikan kembali (recall) bila masalah tersebut lebih serius dari perkiraan.
Kasus ini tentu menjadi perhatian bersama demi memberikan rasa aman dan keselamatan bagi pemilik Range Rover maupun pengguna jalan lainnya.
Sebelumnya pada awal tahun ini, JLR pernah mengumumkan recall di AS yang melibatkan hampir 30.000 unit mobil gabungan dari merek Jaguar dan Land Rover.
Recall ini disebabkan karena permasalahan pada kamera belakang saat kendaraan mundur, sehingga dapat menimbulkan masalah keselamatan.
Disebutkan kendaraan yang terdampak adalah Discovery Sport model 2023, Defender 2023-2024, dan Range Rover Evoque 2023.