JAKARTA – BMW mencatatkan penjualan global sebanyak 2.200.217 unit sepanjang tahun 2024. Meski angka tersebut masih tergolong tinggi, namun terdapat penurunan 2,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dari seluruh model yang dipasarkan, melansir dari Motor1, Selasa, 18 Maret, BMW Seri 3 kembali menjadi model terlaris dengan total 519.228 unit terjual di seluruh dunia. Di belakangnya, BMW X1 dan X2 mencatatkan angka 413.386 unit, sementara X3 dan X4 menyusul dengan 370.198 unit.
Namun, di antara jajaran model yang diproduksi BMW, SUV mewah BMW XM justru mencatatkan angka penjualan paling rendah, yakni hanya 7.813 unit sepanjang 2024. Angka ini bahkan lebih kecil dibandingkan dengan roadster BMW Z4 yang terjual 10.482 unit.
BACA JUGA:
BMW XM Tetap Tunjukkan Tren Positif
Kendati berada di posisi terbawah dalam hal volume penjualan, BMW XM tetap menunjukkan tren positif dengan peningkatan penjualan 15,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, BMW Z4 justru mengalami penurunan 4,3 persen.
Dari total unit XM yang terjual, sebanyak 1.974 unit dipasarkan di Amerika Serikat (AS), yang berarti sekitar 25,27 persen dari total penjualan global SUV plug-in hybrid ini. Peningkatan ini tidak lepas dari strategi BMW yang memberikan diskon besar untuk XM sepanjang tahun lalu.
BMW XM hadir sebagai Sports Activity Vehicle (SAV) tercepat yang pernah diproduksi pabrikan asal Jerman ini, terutama pada varian BMW XM Label Red. Mobil ini menggabungkan mesin V8 4.4-liter dengan sistem plug-in hybrid (PHEV) yang bertenaga.
Secara keseluruhan, BMW XM menghasilkan tenaga puncak 653 hp, yang terdiri dari 489 hp dari mesin bensin dan 197 hp dari motor listrik. Dengan teknologi hybrid ini, SUV mewah ini juga bisa melaju dalam mode listrik sejauh 80 km tanpa emisi.
Sebagai model flagship BMW, XM juga menjadi SUV termahal yang pernah dibuat oleh pabrikan. Untuk model tahun 2025, harga BMW XM mulai dari 161.425 dolar AS (Rp2,6 miliar) di pasar global, sementara di Indonesia banderolnya mencapai Rp6,472 miliar