JAKARTA - BMW mengawali tahun 2025 dengan capaian positif setelah berhasil menjadi pemimpin pasar kendaraan listrik di Jerman. Tidak hanya mengungguli rivalnya seperti Audi dan Mercedes-Benz, mereka juga berhasil mendahului raksasa otomotif lainnya, Tesla.
Melansir dari BMW Blog, Rabu, 12 Februari, pabrikan dari wilayah Bavaria ini telah menjual sebanyak 2.795 unit Battery Electric Vehicle (BEV) di rumah sendiri. Segmen tersebut berkontribusi sebanyak 17,22 persen dari keseluruhan penjualan.
Dengan demikian, BMW alami kenaikan signifikan sebesar 13,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, rivalnya seperti Mercedes-Benz berhasil menjual 2.211 unit BEV atau berkontribusi 11,21 persen dari keseluruhan penjualannya dan Audi hingga 1.922 unit kendaraan nol emisi ini (13,12 persen).
BACA JUGA:
BMW juga berhasil melangkahi rival lainnya, seperti Tesla yang harus puas menjual 1.277 unit atau terjun bebas 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Artinya, merek dari Jerman ini berhasil memperoleh lebih dua kali lipat dari apa yang dicapai brand asal AS tersebut.
Tren penurunan pada Tesla tengah menjadi perhatian di pasar global karena penjualannya yang anjlok di beberapa wilayah. Di Prancis, penjualan dari merek yang dikepalai Elon Musk ini turun hingga 63 persen. Kemudian di Inggris, brand satu ini mengalami penurunan hingga 8 persen pada awal tahun 2025.
Kembali ke BMW, model BEV terlaris dari brand tersebut adalah model i4 dengan jumlah 774 unit, diikuti oleh i5 sebanyak 730 unit, diikuti oleh iX1 hingga 644 unit, dan iX sebesar 161 unit.
Model seperti iX2, iX3 dan i7 juga berkontribusi pada portofolio kendaraan listrik BMW yang lebih luas, memberikan pelanggan lebih banyak pilihan dibandingkan pesaing premiumnya.