Bagikan:

JAKARTA – Keinginan pebulu tangkis Putri Kusuma Wardani untuk menghentikan dominasi Chen Yufei kembali gagal ketika keduanya berhadapan di babak perempat final Indonesia Open 2026.

Putri tidak bisa melanjutkan perjalanan ke babak semifinal ajang BWF Super 1000 tersebut setelah menelan kekalahan dalam pertandingan dua gim langsung 13-21 dan 20-22 di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat, 5 Juni 2026.

Kesempatan yang dimiliki oleh Putri untuk membuat pertandingan lebih panjang sebenarnya sangat terbuka di gim kedua ketika ia unggul 18-11. Akan tetapi, enam poin beruntun lawan setelah itu mengubah jalannya pertandingan.

"Sebenarnya cukup puas dengan permainan saya dan cara saya bermain. Pada gim kedua lumayan jauh sekali saya unggul sehingga sedikit lagi bisa rubber. Itu yang membuat saya sedikit kecewa," ujar Putri setelah pertandingan.

Kekalahan terbaru ini memperpanjang catatan belum pernah menang Putri atas pebulu tangkis asal China itu. Ini merupakan kekalahan keempatnya di arena kompetitif menghadapi peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut.

Ketiga kekalahan sebelumnya terjadi di babak pertama Denmark Open 2023 serta babak kedua All England dan semifinal Swiss Open tahun lalu.

"Yang menyulitkan dari Chen Yufei ialah fokusnya. Ketika ketinggalan, dia tetap masih berusaha mendapatkan satu poin, satu poin. Walaupun ketinggalan cukup jauh, tetapi dia dari fokus dan konsistensi permainannya sangat kuat," kata Putri.

Putri selanjutnya akan turun di ajang BWF Super 750 Jepang Open yang berlangsung pada 14-19 Juli 2026. Artinya, pebulu tangkis kelahiran Tangerang tersebut akan melewatkan BWF Super 500 Australia Open 2026 pekan depan.

Putri mengatakan bahwa ia akan memperbaiki kekurangan-kekurangannya untuk turun di Jepang nanti. Ia menyebut ketahanan fisik dan pola pikir bermain adalah dua aspek utama yang butuh dibenahi.

"Menjaga fokus di lapangan itu benar-benar menguras tenaga. Ketika melawan pebulu tangkis empat besar dunia, menurut saya benar-benar harus bisa dari awal tidak boleh kecolongan sedikit pun. Kalau sekali sudah dapat celahnya, harus benar-benar jaga terus sampai selesai," tuturnya.

Kekalahan yang dialami Putri membuat tunggal putri Indonesia tidak punya harapan lagi. Pebulu tangkis 23 tahun itu adalah satu-satunya tunggal putri yang diturunkan di turnamen ini.

Sementara itu, Chen Yufei yang lolos ke semifinal akan mendapat ujian berat menghadapi pebulu tangkis nomor satu dunia, An Se-young. Pebulu tangkis Korea Selatan itu lolos usai menekuk unggulan ketujuh Pornpawee Chochuwong dari Thailand.