Bagikan:

JAKARTA - Arsenal kembali menelan kecewa karena tersingkir di Piala FA. Namun manajer Mikel Arteta menyatakan tegas tim harus bangkit dan mereka fokus pada Premier League Inggris maupun Liga Champions.

Ambisi quadruple gagal setelah Arsenal harus mengakui keunggulan 2-0 Manchester City di final Piala Liga Inggris. Gagal merengkuh gelar juara di kejuaraan kasta ketiga di Inggris ini, Arsenal berharap bisa mencetak treble.

Hanya ambisi meraih tiga trofi dalam satu musim dengan menyamai pencapaian Manchester United dan Man City pun pupus begitu saja. Klub dari divisi Championship Southampton yang mengganjal ambisi Arsenal. Dalam duel di Stadion St Mary’s, Minggu, 5 April 2026 dini hari WIB, Arsenal dipaksa menyerah 2-1.

Di laga itu, Arsenal yang lebih diunggulkan justru mengalami kesulitan menghadapi Soton yang bermain di kandang sendiri. Bahkan tuan rumah unggul lebih dulu melalui Ross Stewart.

Arsenal sesungguhnya mampu mengejar ketinggalan saat striker Viktor Gyokeres yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol yang menyamakan skor menjadi 1-1.

Hanya, gawang Arsenal malah kembali kebobolan saat laga memasuki bagian akhir. Gelandang Shea Charles menjadi penentu kemenangan The Saint setelah membobol gawang Arsenal di menit 85. Skor berubah 2-1 dan Arsenal harus tersingkir karena tak mampu mencetak gol untuk menyamakan skor.

“Kami kemasukan gol pertama dengan cara yang tidak biasa. Sedangkan gol kedua berawal dari permainan dengan bola panjang. Kami tidak cukup bagus menghadapi strategi bermain dengan bola panjang," ucap Arteta.

"Bahkan kami seperti membiarkan bola itu masuk ke daerah pertahanan kami. Sulit dijelaskan mengapa ini bisa terjadi. Meski demikian tim lawan tetap layak mendapat pujian,” kata Arteta yang mengaku paling bertanggung jawab atas kegagalan Arsenal di Piala FA.

Arteta, lebih lanjut, mengatakan dirinya tak bisa menyalahkan pemain karena tersingkir di turnamen itu. “Saya mencintai para pemain. Apa yang mereka lakukan selama sembilan bulan ini sungguh luar biasa. Jadi saya tidak akan mengritik mereka hanya karena kami kalah di pertandingan ini. Apalagi mereka sudah berusaha keras. Mereka melakukan segala upaya.Beberapa di antara mereka mungkin tidak dalam kondisi terbaik. Tetapi saya tidak akan menyalahkan mereka. Sebaliknya saya membelanya,” ujar dia.

“Jelas harus ada seseorang yang bertanggung jawab dan itu adalah saya. Dalam setiap kompetisi Anda kerap mengalami masa sulit dan memetik hasil mengecewakan. Kami dua kali mengalami kekecewaan dan kami harus bisa bangkit,” ucapnya lagi.

Arteta berharap tim tidak mengalami keterpurukan setelah gagal di Piala Liga Inggris dan Piala FA. Dia ingin pemain fokus di Premier League dan Liga Champions. Apalagi, The Gunners akan melakoni laga tandang menghadapi Sporting Lisbon di babak perempat final, Kamis, 9 April 2026 dini hari WIB. Di laga pertama ini, Sporting yang bertindak sebagai tuan rumah.

Di kompetisi domestik, Arsenal masih memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas Man City. Persoalannya, Man City masih menyimpan satu laga tunda. Mereka juga akan menjamu Arsenal di Etihad yang membuka peluang bagi The Cityzens untuk memangkas jarak poin.

“Anda harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi sejumlah pemain yang mengalami cedera. Anda harus bisa mengatasi tekanan saat menghadapi situasi sulit. Kini kami harus bisa menunjukkan bagaimana sesungguhnya kami,” kata dia menegaskan.