Bagikan:

JAKARTA - Kapten Federico Valverde sukses mencetak hattrick yang mengantarkan Real Madrid menghancurkan Manchester City 3-0 dalam big match pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis, 12 Maret 2026 dini hari WIB. Kekalahan telak yang membuat langkah Man City kian berat menuju perempat final meski peluang mereka belum tertutup.

Man City seperti mengalami antiklimaks dalami laga besar Liga Champions. Bagaimana tidak, pasukan Pep Guardiola menunjukkan konsistensi di fase penyisihan sehingga lolos ke 16 besar tanpa perlu menjalani playoff.

Begitu pula di Premier League Inggris, Man City masih membayangi Arsenal yang memimpin klasemen. Meski sudah terpaut tujuh poin, namun Guardiola tetap yakin masih bisa mengejar Arsenal.

Performa tim yang tetap ciamik di kompetisi domestik menjadikan Man City sangat percaya diri saat menyambangi markas Madrid. Apalagi, raksasa LaLiga Spanyol ini belum bisa konsistensi yang mengakibatkan klub tersebut memecat pelatih Xabi Alonso dan menggantikannya dengan Alvaro Arbeloa.

Hanya polesan Arbeloa belum sepenuhnya berhasil membawa Madrid ke jalur menang. Namun mereka sudah bisa membayangi Barcelona meski masih terpaut empat poin di Liga Spanyol.

Di Liga Champions, Los Merengues pun harus melakoni playoff gara-gara kalah lawan Benfica yang yang ditangani Jose Mourinho, eks pelatih Madrid, di laga terakhir fase penyisihan.

Menariknya dalam undian playoff, Madrid kembali bertemu Benfica. Madrid akhirnya berhasil lolos dari hadangan klub Portugal itu untuk bertemu Man City.

Hasil undian itu menjadikan Madrid tak diunggulkan meski bermain di kandang sendiri pada laga pertama tersebut. Apalagi Arbeloa tak bisa menurunkan skuat terbaik karena kehilangan Kylian Mbappe yang belum pulih dari cedera lutut. Selain itu, Rodrygo dan pemain timnas Inggris Jude Bellingham masih berkutat dengan cederanya.

Praktis, Arbeloa kembali mengandalkan gelandang berusia 18 Thiago Pitarch. Sedangkan di depan ada Vinicius Junior yang berduet dengan Brahim Diaz. Dengan skuat yang jauh dari sempurna, Madrid diperkirakan kesulitan mengimbangi permainan ofensif Man City yang bertumpu kepada Erling Haaland.

Namun yang terjadi justru di luar prediksi. Permainan solid juara Liga Champions 15 kali yang berstatus underdogs benar-benar menyulitkan The Cityzens.

Bahkan serangan mereka selalu bisa dipatahkan barisan pertahanan Madrid yang bertumpu kepada Trent-Alexander Arnold dan Dean Huijsen. Mereka bahu-membahu dengan bek senior Antonio Rudiger yang sudah kembali bermain usai pulih dari cedera.

Namun Valverde yang menjadi bintang lapangan dengan mencetak hattrick. Menariknya, ini merupakan hattrick pertama Valverde yang kian moncer sejak didapuk menjadi kapten Madrid setelah kepergian Luka Modric, Tony Kroos dan Nacho. Tak hanya itu, Madrid seharusnya menang 4-0 biola penalti Vinicius Jr tidak gagal.

Meski demikian kemenangan tiga gol ini menjadi modal penting Madrid saat melakoni laga kedua di kandang Man City pada Rabu, 18 Maret 2026 dini hari WIB. Apalagi, mereka hanya butu imbang untuk memastikan tiket ke perempat final. Sebaliknya, Man City harus bekerja keras saat bermain di Etihad. Mereka harus mengejar defisit gol untuk menyingkirkan rivalnya.

Dalam big match itu, Madrid tampil mengejutkan saat menghadapi Man City yang full team. Bahkan duo gelandang Phil Foden dan Rayan Cherki sampai harus duduk di bench. Sementara, Antoine Semenyo dan Marc Guehi melakoni debut di Liga Champions League. Semenyo yang berduet dengan Haaland sudah mengancam gawang Thibaut Courtois di menit-menit awal pertandingan.

Saat mendapat tekanan, Madrid malah bisa mencetak gol. Gara-garanya, Courtois melakukan tendangan bola jauh ke depan yang langsung terarah kepada Valverde.

Bola kemudian dibawa Valverde sendirian karena para pemain Man City sudah terlanjur meninggalkan area pertahanan. Kiper Gianlugi Donnarumma terpaksa keluar dari gawang untuk menghadang Valverde. Namun dia berhasil mengecoh Donnarumma dan kemudian melepaskan tendangan ke gawang yang kosong.

Gol di menit 20 langsung disambut meriah suporter Madrid yang unggul 1-0. Gol itu pula yang menaikkan adrenalin pemain tuan rumah untuk bermain lebih ofensif. Mereka mampu memainkan sepak bola menyerang yang membuat pertahanan. Man City harus bekerja keras.

Terbukti, permainan efektif Madrid kembali membuahkan hasil saat Valverde mencetak gol keduanya hanya berselang tujuh menit. Menerima bola dari Vinicius Jr, pemain timnas Uruguay ini dengan tenang melepaskan tendangan yang menaklukkan Donnarumma.

Valverde yang mencetak gol di menit terakhir yang menjadi penentu kemenangan 2-1 atas Celta Vigo di kompetisi domestik kembali menunjukkan ketajamannya dengan membuat hattrick. Kali ini, dia menerima umpan dari Diaz dan menaklukkan Guehi sebelum melepaskan tendangan voli yang membobol gawang Man City di menit 42.

Skor berubah 3-0 untuk Madrid yang menunjukkan penampilan penuh dinamis dan menguasai laga dengan baik sehingga membuat Man City tak berdaya.

Di babak kedua, Madrid tak menurunkan tempo permainan. Diaz nyaris menambah gol tak lama pertandingan kembali dimulai. Hanya Donnarumma berhasil menggagalkannya.

Meski demikian, Man City tetap kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan Madrid seharusnya kembali mencetak gol setelah mendapat peluang emas menyusul dijatuhkannya Vinicius Jr oleh Donnarumma di kotak penalti di menit 58.

Wasit pun menunjuk titik putih. Hanya eksekusi Vinicius Jr gagal membuahkan hasil karena bisa dibaca Donnarumma. Keberhasilan kiper timnas Italia ini menggagalkan penalti seharusnya memotivasi rekannya untuk bangkit.

Namun usaha mereka tak kunjung membuahkan hasil. Haaland yang tidak berkutik karena dimatikan secara bergantian oleh Rudiger dan Huijsen akhirnya ditarik keluar.

Meski demikian, upaya Guardiola untuk memperkecil ketinggalan tak membuahkan hasil. Skor 3-0 untuk Madrid bertahan hingga laga usai.