JAKARTA - Manchester City mengalahkan Liverpool 2-1 lewat penalti menit terakhir striker Erling Haaland dalam big match Premier League Inggris di Stadion Anfield, Minggu, 8 Februari 2026 malam WIB. Man City kembali menebar ancaman kepada Arsenal yang berambisi meraih titel liga.
Man City menunjukan kekuatan mental saat bermain di kandang lawan atau memang Liverpool yang apes. Dalam laga besar itu, Liverpool melakukan start gemilang. Apalagi mereka bermain di hadapan pendukung sendiri.
Hanya Liverpool mengalami kesulitan menembus pertahanan lawan sebelum akhirnya berhasil mencetak gol di babak kedua. Namun keunggulan itu tak menjamin Liverpool mengakhiri laga dengan perolehan tiga poin.
Man City berhasil bangkit untuk membalikkan keadaan. Ironisnya, kemenangan Man City ditentukan di injury time saat laga diperkirakan berakhir imbang. Tak hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola sesungguhnya menambah gol lagi saat pertandingan segera usai.
Namun gol Rayan Cherki dianulir karena sebelumnya Dominik Szoboszlai yang membawa Liverpool unggul lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Haaland. Szoboszlai kemudian mendapat kartu merah dan Man City hanya diberi tendangan bebas.
Meski demikian, Man City tetap mengakhiri big match itu dengan kemenangan. Dan ini merupakan kemenangan pertama The Cityzens di Anfield sejak 2003.
Keberhasilan meraih tiga poin juga menjadikan Man City kembali menebar ancaman bagi Arsenal. Kini, Man City yang tetap berada di peringkat dua sudah mengantungi poin 50. Terpaut enam poin dengan pimpinan klasemen Arsenal yang sebelumnya menghajar Sunderland 3-0.
“Sebelum laga, kami sudah tahu bila sampai kalah maka persaingan memperebutkan titel liga sudah berakhir. Ini yang membuat kami butuh kemenangan,” kata gelandang Bernardo Silva yang menyamakan skor di laga itu.
Bagi Liverpool, kekalahan itu jelas menjadi pukulan telak karena menggagalkan upaya mereka untuk menjaga persaingan dengan Manchester United dan Chelsea memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan. Liverpool masih berada di peringkat enam dengan memiliki poin 39. Sang juara bertahan sudah tertinggal lima poin dengan Man Utd yang sukses menghajar Tottenham Hotspur 2-0. Sementara, Chelsea menduduki posisi lima dengan memiliki poin 43.
Di laga itu, Liverpool dan Man City sama-sama bermain terbuka sehingga mereka secara bergantian melakukan tekanan. Sial bagi bek anyar Man City Marc Guehi yang mendapat cemooh dari suporter Liverpool sejak awal pertandingan. Gara-garanya, Liverpool sudah hendak merekrutnya dari Crystal Palace tetapi gagal tercapai kesepakatan pada September lalu.
Situasi itu dimanfaatkan Man City yang butuh pemain belakang untuk membeli Guehi. Tawaran Man City mendapat persetujuan dari Palace dan dirinya pun pindah ke Etihad.
Kehadiran Guehi memang menjadikan pertahanan Man City lebih solid. Di sisi lain, serangan mereka yang dimotori Haaland beberapa kali mengancam pertahanan Liverpool. Peluang bagus diperoleh striker timnas Norwegia ini saat menerima umpan terobosan dari Silva.
Hanya Haaland seperti kurang percaya diri untuk menuntaskan peluang itu. Di bawah tekanan bek Milos Kerkez, dirinya hanya melepaskan tendangan yang lemah sehingga dengan gampang diamankan kiper Alisson. Meski sama-sama bermain menyerang, namun tidak ada gol yang tercipta sehingga skor tetap 0-0 saat turun minum.
Di babak kedua, Liverpool kembali melakukan tekanan. Namun usaha mereka tak membuahkan hasil. Begitu pula serangan Man City masih gagal.
Liverpool akhirnya mengatasi kebuntuan saat mendapat free kick di menit 74. Wasit memberikan bola mati setelah Ryan Gravenberch dijatuhkan Cherki di luar kotak penalti. Peluang itu bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Szoboszlai dan tendangan bebasnya menaklukkan Donnarumma.
Hanya keunggulan 1-0 Liverpool tak bertahan lama. Saat laga memasuki bagian akhir waktu normal, Man City berhasil menyamakan skor. Kali ini, Szoboszlai melakukan kesalahan dengan membiarkan Silva yang menyambut sundulan Haaland dan melepaskan tendangan voli yang membobol gawang Liverpool. Skor berubah menjadi 1-1 setelah gol Silva di menit 84.
Pertandingan menjadi kian panas saat memasuki injury time. Man City berbalik unggul setelah mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Alisson terhadap Matheus Nunes di menit 90+3. Eksekusi penalti dituntaskan Haaland dengan sangat baik yang mengubah skor menjadi 2-1 untuk Man City.
Saat pertandingan segera berakhir, Cherki sempat menambah gol bagi Man City pada menit 90+10. Berawal dari tendangan jarak jauh Cherki yang meluncur ke gawang yang kosong karena ditinggalkan Alisson yang ikut menyerang. Saat Haaland turut mengejar bola itu, dia kemudian ditarik Szoboszlai yang mengakibatkan keduanya terjatuh.
BACA JUGA:
Setelah meninjau insiden lewat VAR, wasit memberikan kartu merah kepada Szoboszlai yang melakukan pelanggaran terhadap Haaland yang menjadi pemain terakhir mendekati gawang Liverpool. Hanya, gol Cherki kemudian dianulir dan wasit memberikan tendangan bebas.
Skor tidak berubah dan tetap 2-1 untuk Man City. Liverpool pun mengakhiri laga dengan kekalahan yang membuat manajer Arne Slot kecewa.
“Di babak kedua, kami melakukan tekanan tinggi dan memainkan sepak bola yang bagus. Permainan kami menjadi lebih baik tetapi hasil akhir seharusnya juga lebih baik,” ucap Slot.