JAKARTA - Mikel Arteta menantang Arsenal untuk menunjukkan kekuatan mental untuk memenangi Liga Inggris setelah mengalami kekalahan kandang yang menegangkan 2-3 melawan Manchester United.
The Gunners mengakhiri akhir pekan hanya unggul empat poin dari Manchester City dan Aston Villa setelah gol menakjubkan Matheus Cunha pada menit ke-87 memberi Manchester United kemenangan liga pertama mereka di markas Arsenal sejak 2017.
Gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29 memberi Arsenal keunggulan di babak pertama, tetapi kesalahan dari Martin Zubimendi memberi Bryan Mbeumo kesempatan untuk menyamakan kedudukan delapan menit kemudian.
BACA JUGA:
Tendangan voli Patrick Dorgu yang luar biasa pada menit ke-50 membawa The Red Devils unggul. Setelah Mikel Merino mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84, Cunha mencetak gol pada menit-menit akhir untuk membuat Arsenal mengalami kekalahan pertama dari tiga laga berturut-turut tanpa kemenangan.
Mantan kapten The Gunners, Patrick Vieira, mengatakan kepada Sky Sports setelah pertandingan bahwa masih ada beberapa pertanyaan tentang kekuatan mental tim saat mereka berupaya mengamankan gelar liga pertama sejak 2004. Arteta pun langsung memberi jawaban.
"Tidak apa-apa. Maksud saya, kami menerima setiap opini, dari mana pun asalnya. Mereka pasti punya alasan yang tepat untuk mengatakannya."
"Pada akhirnya, kami harus menunjukkan kekuatan mental yang kami miliki di lapangan saat pertandingan berlangsung. Kami benar-benar brilian di Milan (mengalahkan Inter Milan 3-1)."
"Hari ini (melawan Manchester United), kami tidak begitu bagus. Saya tidak tahu apakah itu masalah mental, seberapa banyak mereka bermain (di Italia), tetapi kami bermain buruk."
"Terutama secara teknis, dalam aspek-aspek tertentu permainan melawan tim yang jika Anda melakukan kesalahan tersebut, mereka dapat menghukum Anda dengan sangat berat. Itulah perbedaannya," ujar Arteta.
Arsenal dicemooh oleh sebagian suporter saat peluit akhir dibunyikan meskipun kekalahan pada Minggu, 25 Januari 2026, ialah kekalahan pertama mereka sejak Mei 2025, saat mereka memimpin klasemen Liga Inggris dan Liga Champions.
"Itu tidak masalah. Kami harus berbuat lebih banyak, jadi mungkin itu tidak cukup. Kami harus berbuat lebih banyak, tidak ada yang lain. Kami harus melakukan yang terbaik."
"Ketika Anda melakukan itu, Anda bisa tenang. Hari ini kami benar-benar berusaha melakukan yang terbaik, tetapi kami tidak cukup efisien melawan tim yang sangat terorganisasi. Kami dihukum karena kesalahan kami sendiri juga."
"Saya pikir ini pertama kalinya kami duduk di sini musim ini di kandang dan kami kalah. Itu bagian dari perjalanan menuju kemenangan."
"Jika tidak, tidak ada yang akan kalah dalam pertandingan sepak bola. Yang terpenting ialah bagaimana kami bereaksi terhadap hal itu."
"Saya sangat yakin karena saya mengenal para pemain itu di ruang ganti dan betapa besar keinginan kami, bahwa kami akan bereaksi dengan segera," ujar Arteta.
Arsenal akan menghadapi Kairat Almaty pada Kamis, 29 Januari 2026, dalam pertandingan terakhir mereka di fase grup Liga Champions. Tim asuhan Arteta telah lolos ke babak 16 besar dan dapat menyelesaikan pertandingan dengan rekor sempurna jika menang.