JAKARTA – Indonesia berhasil membawa pulang empat medali, yang terdiri dari satu emas dan tiga perunggu, dari 3rd AMMA Championship 2026 yang berlangsung di Luzhou, China.
Satu-satunya medali emas tersebut dibawa pulang oleh Delvi Nurfadillah. Dia berhasil naik ke atas podium tertinggi setelah menjadi yang terbaik di nomor traditional MMA 49 kilogram putri.
"Bagi saya, kunci kemenangan ada pada ketenangan, refleks dari hasil latihan, dan kemampuan mengambil keputusan cepat di momen kritis," ujar Delvi.
Ia juga dinobatkan sebagai Most Outstanding Athlete Award oleh AMMA berkat performa dominan, teknik matang, dan konsistensi sepanjang kejuaraan.
BACA JUGA:
Adapun tiga medali perunggu buat Indonesia diamankan oleh Vallensia Fahira Hotmauli (modern MMA 54 kg putri), Maydelse Sitepu (modern MMA 60 kg putri), dan Dwi Ani Retno Wulan (tradisional MMA 54 kg putri).
Ketua Umum Persatuan Tarung Campuran Indonesia (Pertacami) sekaligus Presiden GAMMA, Tommy Paulus Hermawan, mengatakan bahwa prestasi ini menunjukkan atlet Indonesia sudah bisa bersaing di level yang lebih tinggi.
"Ini juga menjadi momentum untuk menjaga konsistensi performa, meningkatkan kesiapan teknis, dan memperkuat mental bertanding para atlet menjelang rangkaian event besar tersebut," ujar dia.
Hasil yang didapat di Luzhou akan menjadi pijakan penting untuk kualifikasi Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 19 September sampai 4 Oktober mendatang.
Selain itu, Indonesia juga akan mempersiapkan diri untuk beberapa ajang lainnya, seperti 2rd AMMA Youth Championship (April) dan 2rd Qualifier Asian Games dan Asian Indoor Martial Arts Games (Juni).