JAKARTA - Manajer Barcelona, Hansi Flick, memuji mentalitas Raphinha setelah pemain Brasil itu kembali menghantui Real Madrid dengan dua gol dalam kemenangan 3-2 di final Piala Super Spanyol (Supercopa de Espana) di Arab Saudi pada Senin, 12 Januari 2026, dini hari WIB.
Raphinha membuka dan menutup skor, dengan Robert Lewandowski menambahkan satu gol, untuk Barcelona, yang memenangi trofi keempat mereka di bawah Flick. Sementara Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia mencetak gol untuk Real Madrid.
Menariknya, tambahan gol itu membuat Raphinha--mantan penyerang Leeds United--telah mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan El Clasico terakhirnya dan memberikan tiga assist.
"Mentalitasnya luar biasa. Dia memiliki dinamika yang memengaruhi seluruh tim. Anda bisa melihat dia melewatkan peluang pertama yang dia miliki dalam pertandingan."
BACA JUGA:
"Namun, untuk peluang kedua, dia ada di sana, dia mencetak gol pertama dan memberi tim lebih banyak kepercayaan diri."
"Inilah yang dia bawa. Rapha di lapangan memiliki intensitas yang tinggi dan kami membutuhkannya," kata Flick tentang Raphinha, yang juga mencetak dua gol dalam kemenangan semifinal atas Athletic Club.
Raphinha kini telah mencetak delapan gol dalam 10 penampilan sejak kembali dari cedera pada akhir November 2025.
Kembalinya dia juga bertepatan dengan performa terbaik Barcelona musim ini. Dengan kemenangan melawan Real Madrid itu, pemimpin klasemen LaLiga ini kini telah memenangi 10 pertandingan beruntun di semua ajang.
Raphinha juga tak lepas memuji Flick yang dinilai berkontribusi besar terhadap meningkatkan penampilannya sejak pelatih asal Jerman itu bergabung 18 bulan lalu.
"Flick adalah orang yang mengubah segalanya bagi saya di sini. Saya hampir meninggalkan klub ketika dia ditunjuk. Pentingnya dia berbicara dengan saya, mengatakan kepada saya bahwa saya akan penting."
"Itulah yang Anda butuhkan, seseorang yang menghargai pekerjaan Anda. Dia memberi saya apa yang saya butuhkan saat itu, yang memungkinkan saya untuk fokus bekerja keras dan memberikan yang terbaik untuk tim," tutur Raphinha.
Barcelona telah memenangi tiga final berturut-turut melawan Real Madrid untuk pertama kalinya--dua Piala Super Spanyol dan satu Copa del Rey. Termasuk gelar LaLiga musim lalu, Blaugrana telah mengklaim empat trofi terakhir yang tersedia di sepak bola Spanyol.
Meskipun demikian, Raphinha menegaskan tim masih memiliki keinginan untuk meraih lebih banyak trofi, dengan LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey masih diperebutkan.
"Ketika Anda mengenakan seragam ini, tujuan utama selalu untuk memenangi trofi. Kami melakukannya dengan baik. Kami memiliki banyak pemain muda yang memiliki mentalitas juara, yang bagus untuk klub."
"Kami ingin berjuang dan memenangkan trofi. Kami dapat meningkatkan performa dari tahun lalu. Tim telah matang. Kami dapat melanjutkan (membangun) apa yang telah kami lakukan musim lalu."
"Itu lebih bergantung kepada kami daripada yang lain. Kami harus tetap fokus. Kami tahu apa yang kami inginkan," ujar Raphinha.