Bagikan:

JAKARTA - Setelah paruh pertama musim yang berat di LaLiga dan Liga Champions bagi Real Madrid, suasana Natal sangat dibutuhkan di Santiago Bernabeu.

Stadion akan dipenuhi dengan kegembiraan musim liburan minggu ini karena menjadi tuan rumah "Mavidad"--sebuah permainan kata dari kata Spanyol untuk Natal, "Navidad".

Atraksi bergaya negeri ajaib musim dingin ini, yang dibuka dari 23-31 Desember 2025, telah mengubah lapangan Bernabeu menjadi desa yang tertutup salju, penuh dengan berbagai aktivitas.

Penyelenggara acara, Somos Experiences, menggambarkan Mavidad sebagai pengalaman unik, tempat di mana keajaiban bersemayam.

Sayangnya, banyak pemain Real Madrid sudah pergi berlibur Natal setelah kemenangan atas Sevilla pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Misalnya saja, Vinicius Junior sudah mengunggah tentang perjalanan ke Dubai di media sosial. Lalu, Kylian Mbappe membagikan foto ulang tahun dari jet pribadinya.

Jika ada rekan satu tim mereka yang tinggal di rumah untuk Natal dan ingin mengunjungi Mavidad, mereka harus meminta klub untuk dimasukkan ke dalam daftar tamu. Tiket untuk acara tersebut terjual habis hanya beberapa jam setelah mulai dijual.

Peta acara menunjukkan sembilan wahana dan aktivitas berbeda yang tersebar di lapangan Bernabeu.

Sungai Ajaib akan mengajak pengunjung untuk mengenakan sepatu seluncur es mereka untuk menjelajahi arena yang menarik mengelilingi pohon yang megah.

Danau Beku tampak seperti arena dodgem cars (bumper cars) yang terbuat dari es. Pengendara menaiki bumper cars untuk saling bertabrakan.

Ada komidi putar, pasar makanan, dan mungkin yang paling menarik, seluncuran raksasa yang membawa pengendara meluncur di atas "donat" dari tribun Bernabeu turun ke lapangan di bawah.

"Bernabeu bersiap untuk Natal paling istimewanya," demikian pernyataan surat kabar Marca, yang mengunggah video eksterior stadion, yang diterangi dengan gambar-gambar meriah untuk acara tersebut, termasuk Tiga Orang Bijak (Three Wise Men).

Saluran TV lokal, Telemadrid, menggambarkan acara tersebut sebagai rencana Natal paling spektakuler dan ramah keluarga musim ini. Mereka juga menyoroti kehadiran apa yang diklaim sebagai bola salju terbesar di dunia.

Mavidad ialah contoh terbaru dari upaya Real Madrid untuk menjadikan Bernabeu sebagai destinasi hiburan sepanjang tahun sejak renovasi senilai 1,3 miliar euro, yang menyelenggarakan lebih dari sekadar pertandingan sepak bola.

Dengan pembangunan kembali stadion yang hampir selesai, sejumlah proyek telah dibuka dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Bernabeu Market--sebuah ruang gastronomi yang menampilkan 17 kios makanan dengan hidangan dari beberapa restoran terbaik di kota ini.

Hanya rencana untuk mengadakan konser yang harus ditunda--Taylor Swift memuji tempat tersebut ketika ia tampil di sana pada Mei 2024--setelah keluhan kebisingan dari penduduk setempat memaksa perubahan rencana.

Menurut Presiden Real Madrid, Florentino Perez, klub saat ini sedang menyelesaikan upaya untuk meredam suara stadion secara efektif. Belum jelas apakah suara lonceng Natal Mavidad akan menjadi masalah.

Sementara itu, Bernabeu bukanlah stadion olahraga pertama yang dipenuhi keajaiban Natal. Di Los Angeles, Dodger Stadium mengadakan Festival Liburan pada 2021. Di Chicago, Wrigley Field menyelenggarakan Winterland setiap musim liburan.

Kembali di Eropa, Parc des Princes milik Paris Saint-Germain menjadi tempat acara berskala lebih kecil dengan arena seluncur es, kios makanan, dan kesempatan untuk bertemu Santa.

Kemudian masih di Madrid, terdapat arena seluncur cepat di Stadion Metropolitano milik Atletico Madrid.

Namun, Real Madrid selalu ingin punya sesuatu yang terbesar dan terbaik. Mavidad telah disiapkan dengan dikejar waktu. Para pemain Real Madrid harus meninggalkan lapangan setelah pertandingan terakhir mereka pada 2025 sekitar pukul 11 ​​malam pada Sabtu, 20 Desember 2025, menjelang pembukaan Mavidad pada Selasa, 23 Desember 2025.

"Kami punya waktu 48 jam untuk menciptakan dunia ini," kata Margarita Calvo, Direktur Mavidad, kepada Telemadrid, menambahkan tidak ada ruang untuk kesalahan--sebuah sentimen yang sudah biasa diungkapkan oleh para pelatih Real Madrid selama bertahun-tahun.