JAKARTA - Arsenal kembali mengalami kesulitan saat menghadapi Everton. Di laga itu, Arsenal hanya menang tipis 1-0 yang tercipta dari titik penalti. Manajer Mikel Arteta menyatakan Arsenal seharusnya menang dengan skor besar dalam duel di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, Minggu, 21 Desember 2025 dini hari WIB.
Lini depan Arsenal seperti kehilangan ketajaman justru saat para penyerang sudah bisa bermain kembali. Di pertandingan itu nyaris semua pemain depan diturunkan Arteta. Skema centre forward dengan menempatkan Viktor Gyokeres yang ditopang Leandro Trossard dan Bukayo Saka.
Hanya trisula ini tak efektif meski Gyokeres mencetak gol di menit 27. Namun gol itu tercipta dari titik penalti. Saat mereka gagal memenuhi ekspetasi, Arteta akhirnya memasukkan Gabriel Jesus dan Gabriel Martinelli.
Ini masih ditambah Mikel Merino yang kerap bermain sebagai ‘false nine’. Lagi-lagi, mereka tak mampu menembus pertahanan Everton.
Bahkan Everton seharusnya bisa menyamakan skor bila wasit memberikan penalti saat William Saliba menjatuhkan striker Thierno Barry. Hanya wasit menolaknya meski sudah meninjaunya lewat VAR. Arsenal pun akhirnya menang satu gol.
“Kami menciptakan tiga atau empat peluang. Selain itu dua tendangan membentur tiang gawang. Margin gol seharusnya lebih besar,” kata Arteta menanggapi buruknya penyelesaian akhir The Gunners.
“Kami seharusnya terus belajar dan melakukan pembenahan meski memenangkan pertandingan,” ucapnya.
Arteta pantas kecewa karena ekspetasi dari pemain depan yang haus gol seperti tak kesampaian. Pada laga sebelumnya melawan Wolverhampton Wanderers, mereka malah tak bisa mencetak gol meski menang 2-1.
Pasalnya dua gol Arsenal disebabkan bunuh diri pemain Wolves. Lebih ironis lagi, kemenangan Arsenal justru ditentukan lewat gol pemain lawan hanya beberapa saat menjelang bubaran atau tepatnya menit 90+4.
“Meski demikian, kami kembali clean sheet. Kami tak kebobolan sepanjang pertandingan. Ini hal yang positif. Ini juga memberi keyakinan bahwa tim menunjukkan konsistensi. Harus diakui tak mudah melakukannya di liga ini,” kata Arteta lagi.
Kemenangan satu gol atas Everton menjadikan Arsenal kembali merebut posisi puncak setelah sempat dikuasai Manchester City yang menang 3-0 atas West Ham United. Kini, Arsenal yang mengantungi poin 36 sudah unggul dua poin atas Man City.
Usai menghadapi Everton, mereka melakoni periode festival dengan menjamu Crystal Palace di perempat final Carabao Cup atau Piala Liga Inggris, 24 Desember 2025 dini hari WIB.
BACA JUGA:
Selanjutnya, Arsenal kembali menjadi tuan rumah dengan menghadapi Brighton and Hove Albion di Premier League, 27 Desember 2025, malam WIB.
“Kami tahu bakal menghadapi banyak pertandingan di kompetisi yang berbeda. Kemenangan ini sangat membantu kami. Kini, kami siap untuk pertandingan Selasa [waktu setempat melawan Palace],” ujarnya.