Bagikan:

JAKARTA - Barcelona dituntut mengubah sistem permainan setelah hasil seri 3-3 melawan Club Brugge di Liga Champions pada Kamis, 6 November 2025.

Namun, hal itu dengan tegas ditentang oleh Manajer Blaugrana, Hansi Flick. Pelatih asal Jerman itu mengungkapkan bahwa dia tetap mempertahankan gaya bermain yang menjadi DNA Barcelona.

Hal itu tersebut didukung gelandang Frenkie de Jong bahwa perbaikan lebih dibutuhkan daripada perubahan.

"Ada hal-hal yang harus kami sesuaikan, kami tahu itu. Kami bekerja keras, tetapi kami tidak bisa menunjukkannya di lapangan saat ini."

"Kami lemah dalam serangan balik saat ini, entah itu terkait pelacakan (pelari) atau penempatan posisi di lini belakang, mungkin itu sedikit banyak faktornya."

"Namun, tidak semuanya terkait dengan itu. Jika Anda kebobolan tiga gol, sulit untuk menang," kata De Jong selepas laga melawan Club Brugge.

De Jong juga mengatakan sudah waktunya untuk berhenti membandingkan musim ini dengan tahun lalu, ketika sepak bola yang menegangkan membantu Barcelona meraih treble domestik meskipun mereka masih gagal di Liga Champions--kalah dari Inter Milan di semifinal.

"Kami harus melupakan tahun lalu. Tahun lalu, kami bukan tim terbaik di Eropa. Jadi, kami tidak perlu terus membandingkan diri dengan tahun lalu, kami harus melupakannya."

"Kami tidak memenangi Liga Champions dan kami juga kebobolan banyak gol, jadi kami harus meningkatkan diri," tutur pemain asal Belanda itu.

Selepas pulang dari Belgia, Barcelona sudah dinanti Celta Vigo di LaLiga. Blaugrana akan memainkan partai tandang di Balaidos pada Senin, 10 November 2025, dini hari WIB.