JAKARTA – Jake Paul mengincar pertarungan melawan mantan juara dunia kelas berat terpadu dua kali, Anthony Joshua (AJ), bisa digelar tahun depan sekalipun banyak yang menilai duel itu mustahil terjadi.
Paul mengatakan bahwa saat ini negosiasi untuk mewujudkan pertarungan tersebut tengah berlangsung. Dia bersikeras bahwa ini ialah bentrok yang masuk akal untuk digelar.
"Seratus persen (pertarungan) itu bisa terjadi. Tim kami sudah berdiskusi dan sedang berupaya untuk mewujudkannya tahun depan," ujar Paul dilansir dari Sky Sport.
Paul yang memulai karier sebagai Youtuber sebelum terjun ke dunia tinju ialah seorang petarung profesional yang tidak berpengalaman. Selain itu, dia memiliki fisik yang jauh lebih kecil.
BACA JUGA:
Sebaliknya Joshua tidak hanya peraih medali emas Olimpiade, tetapi juga mantan juara dunia kelas berat. Status inilah yang membuat Paul dinilai tidak berada pada level yang sama dengan Joshua.
Meski demikian, Paul terlihat sangat percaya diri mengincar pertarungan melawan AJ. Ia ingin duel itu masuk agenda selanjutnya setelah ia melawan Gervonta Davis di pertengahan bulan ini.
"Mengambil risiko besar dan tantangan besar untuk terjun ke dalam duel yang tak seorang pun mengira saya punya peluang buat menang, itulah yang membuat saya bersemangat," katanya.
Promotor tinju ternama Eddie Hearn tidak mengesampingkan kemungkinan duel antara Paul dan Joshua. Namun, dengan syarat Paul tidak boleh kalah melawan Davis.
"Kalau kamu dipukul oleh Gervonta Davis maka jangan pernah berpikir kamu akan melawan Anthony Joshua. Itu konyol," kata Hearn.
AJ belum bertinju sejak kekalahan KO tahun lalu melawan Daniel Dubois. Meski demikian, saat ini timnya sedang mempertimbangkan rencana comeback yang kemungkinkan akan terjadi awal tahun depan.