JAKARTA - Dua tim yang sama-sama baru saja menelan kekalahan telak kembali bertarung untuk menyelamatkan nasib mereka di Liga Champions. Napoli dan Eintracht Frankfurt akan berduel di Stadio Diego Armando Maradona pada Selasa malam, 4 November dalam laga yang diprediksi penuh gol dan emosi.
Napoli datang dengan misi pemulihan setelah dibantai PSV Eindhoven 6-2 pada matchday ketiga. Kekalahan itu membuat pelatih Antonio Conte dan pasukannya kembali tersadar bahwa perjalanan menuju babak gugur Liga Champions tak akan semudah menjuarai Serie A musim lalu.
Conte yang punya reputasi tangguh di liga domestik, justru masih kesulitan menorehkan prestasi besar di Eropa. Namun, sang pelatih berhasil menenangkan badai dengan dua kemenangan beruntun di Serie A — menumbangkan Inter Milan dan menekuk Lecce tipis 1-0.
Kiper anyar Vanja Milinkovic-Savic kembali jadi pahlawan kala menggagalkan penalti Alvaro Morata dalam hasil imbang tanpa gol melawan Como akhir pekan lalu. Hasil itu memang menghentikan rekor sempurna Napoli di kandang, tapi mereka tetap belum terkalahkan di Stadio Maradona musim ini dan hanya sekali kalah dari 18 laga kandang terakhir di Liga Champions — ironisnya dari Real Madrid dua tahun silam.
BACA JUGA:
Frankfurt pertahanan keropos
Di sisi lain, Eintracht Frankfurt datang dengan situasi genting. Setelah finis ketiga di Bundesliga musim lalu, performa mereka kini anjlok. Pasukan Dino Toppmöller baru saja bermain imbang 1-1 dengan tim juru kunci Heidenheim dan sebelumnya tersingkir di DFB-Pokal lewat adu penalti melawan Borussia Dortmund.
Statistiknya suram: 25 gol kebobolan dalam delapan laga terakhir di semua ajang. Di Liga Champions pun, Frankfurt seperti tim rollercoaster—menang 5-1 atas Galatasaray di laga pembuka, tapi lalu dihajar 5-1 dua kali berturut-turut oleh Atletico Madrid dan Liverpool.
Namun satu hal yang tak bisa diremehkan: Die Adler hampir selalu mencetak gol. Dalam 14 laga musim ini, delapan di antaranya mereka mencetak setidaknya dua gol.
Kondisi Tim
Dari kubu Napoli, Conte mendapat sedikit kabar baik dan buruk sekaligus. Billy Gilmour diragukan tampil karena cedera otot saat melawan Como, tapi Stanislav Lobotka sudah pulih dan kembali ke bangku cadangan. Amir Rrahmani juga sudah fit dan siap mengisi lini belakang.
Sementara itu, Scott McTominay dan Rasmus Hojlund telah kembali ke performa terbaiknya, di mana Hojlund mencetak tujuh gol dari delapan laga di Liga Champions sejauh ini. Namun, Lorenzo Lucca absen karena skorsing kartu merah, sementara Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne masih menepi akibat cedera.
Untuk Frankfurt, Can Uzun mengalami cedera di laga terakhir, membuat Mario Gotze kemungkinan besar akan kembali tampil sebagai kreator serangan bersama Fares Chaibi — sang raja assist Bundesliga dengan lima umpan gol musim ini.
Jonathan Burkardt yang sedang panas dengan enam gol dalam delapan laga Bundesliga diprediksi akan kembali jadi ujung tombak, sementara Elye Wahi disiapkan di bangku cadangan.
Napoli tampil lebih stabil dan punya catatan kandang yang solid, sedangkan Frankfurt sedang dalam krisis pertahanan. Meski tim tamu hampir selalu mencetak gol, kekompakan Napoli dan dukungan publik Maradona bisa jadi pembeda.
Pertarungan ini bisa jadi titik balik Conte di Eropa—dan jika Partenopei menang, asa untuk lolos dari fase grup kembali menyala terang di langit Naples
Perkiraan susunan pemain
Napoli: Milinkovic-Savic; Di Lorenzo, Rrahmani, Buongiorno, Spinazzola; Anguissa, Lobotka, McTominay; Politano, Hojlund, Neres.
Eintracht Frankfurt: Zetterer; Kristensen, Koch, Theate; Doan, Larsson, Chaibi, Brown; Gotze, Knauff; Burkardt.
Prediksi akhir: Napoli 2-1 Eintracht Frankfurt.