JAKARTA - AC Milan nyaris kalah bila tidak diselamatkan pemain pengganti Zachary Athekame yang mencetak gol di injury time saat melawan tim promosi Pisa yang berakhir imbang 2-2 di pertandingan Serie A Italia di Stadion San Siro, Sabtu, 25 Oktober 2025 dini hari WIB.
Hasil yang mengecewakan karena Milan saat ini bertengger di puncak klasemen Liga Italia. Apalagi, Milan hanya menghadapi tim yang musim lalu masih berjuang di Serie B. Saat berhasil promosi ke kasta tertinggi pun, Pisa belum pernah meraih kemenangan.
Ini menjadikan Pisa masih berkutat di zona degradasi dan terancam kembali ke habitat lama di Serie B.
Dengan posisi tim yang sangat bertolak belakang, Milan di atas kertas tak kesulitan mengatasi Pisa.
Bahkan semua berjalan sesuai prediksi meski Milan sudah mengalami kesulitan sejak babak pertama. Hanya, Rossoneri mampu unggul 1-0 atas tim asuhan Alberto Gilardino, eks bintang Milan.
Namun Pisa mampu membalikkan keadaan dan nyaris mempermalukan Milan. Beruntung ada Athekame yang masuk sebagai pemain pengganti. Bek berusia 20 ini kemudian berhasil menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan setelah mencetak gol saat pertandingan segera usai.
Milan pun menutup laga dengan mendapat tambahan satu poin. Mereka tetap bertengger di puncak klasemen. Namun Milan hanya menunggu waktu untuk lengser.
Bagaimana tidak, kini Milan memiliki poin 17. Tim asuhan Massimiliano Allegri hanya unggul dua poin dari Inter Milan, Napoli dan AS Roma. Mereka siap menggeser Milan bila memetik kemenangan atas lawan-lawannya.
Sementara, Pisa yang memetik hasil imbang untuk keempat kalinya dari delapan pertandingan Serie A masih tertahan di zona merah. Mereka menduduki peringkat 18 atau dua strip di atas penghuni dasar klasemen, Genoa. Bila tidak keluar dari zona degradasi, maka Pisa hanya numpang lewat di kasta tertinggi Italia.
Dalam duel itu, Milan sesungguhnya mengawali dengan sangat bagus. Mereka bermain ofensif dan langsung mendominasi permainan.
Milan pun hanya butuh tujuh menit untuk membobol gawang lawan. Rafael Leao yang berduet dengan Santiago Gimenez di lini depan sukses menaklukkan kiper Adrian Semper yang membawa Milan unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, Milan tetap menguasai dan menciptakan beberapa peluang. Hanya saja, Pisa menerapkan strategi man-marking yang membuat Milan kesulitan mengonversi setiap peluang sehingga skor itu bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Pisa justru bermain lebih baik. Mereka berhasil keluar dari tekanan dan mulai mengancam pertahanan Milan.
Hasilnya, Pisa mendapat hadiah penalti saat bek Koni De Winter menyentuh bola di area terlarang di menit 60. Peluang bagus itu kemudian dimanfaatkan Juan Cuadrado yang dengan tenang menuntaskan eksekusi dari titik putih.
Dalam posisi imbang 1-1, Milan mencoba bangkit. Mereka kembali bermain ofensif dan melakukan tekanan. Usaha mereka nyaris membuahkan hasil. Namun tendangan Leao masih membentur tiang atas gawang.
BACA JUGA:
Sebaliknya, Pisa justru kembali membuat suporter tuan rumah terdiam. Saat pertandingan mendekati akhir, striker M’Bala Nzola berhasil menaklukkan kiper Mike Maignan.
Gol tercipta di menit 86 dan Milan diperkirakan bakal menelan kekalahan di kandang sendiri. Namun ada Athekame yang menyelamatkan Milan. Tendangan mendatar dia mampu menjebol gawang Pisa di menit 90+3. Skor pun berubah 2-2 dan pertandingan usai.