JAKARTA - Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) telah merekomendasikan akomodasi hotel untuk Timnas Indonesia jelang Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Namun, rekomendasi itu ditolak oleh PSSI karena telah menentukan pilihan sendiri.
Pernyataan terkait penolakan terhadap rekomendasi akomodasi SAFF ini diutarakan oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji. Ia menyebut Skuad Garuda sudah mengirim staf lebih dulu untuk memastikan kondisi di Arab Saudi.
"Jadi, Federasi Sepak Bola Arab Saudi sudah merekomendasikan kepada kami untuk menginap di mana dan sebagainya saat di sana."
"Namun, kami 'kan sudah ada tim yang berangkat lebih dulu untuk mengecek kondisi. Setelah dicek, kami memutuskan menginap di Hotel Hyatt, tidak seperti yang direkomendasikan Arab Saudi (SAFF)," ujar Sumardji dalam keterangan yang dikutip Rabu, 1 Oktober.
BACA JUGA:
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga sudah menyebut Timnas Indonesia akan menginap di hotel yang bukan pilihan panitia pelaksana pertandingan di Arab Saudi.
Keputusan ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Meski demikian, PSSI sudah memastikan bahwa pemain Timnas Indonesia dalam kondisi terbaik sebelum melawan Arab Saudi.
Sesuai jadwal yang ditetapkan FIFA dan AFC, Timnas Indonesia akan menjalani laga Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi pada 8 Oktober 2025.
Setelah itu, tim asuhan Patrick Kluivert ini akan berhadapan dengan Irak pada 11 Oktober 2025. Semua pertandingan itu akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.