JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, mengaku telah mengirim tim khusus dari federasi untuk pergi ke Arab Saudi. Hal itu dilakukan untuk memantau situasi agar menghindari kejadian tak diinginkan jelang Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Kami coba membuat tim advance, sudah kami kirim. Kemarin hotelnya pun kami pilih hotel yang tidak disiapkan oleh panitia."
"Ini bagian-bagian dari kami menjaga x factor supaya Timnas Indonesia bisa lebih fokus di sana," kata Erick Thohir dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 16 September 2025.
Pada agenda itu, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Irak dan Arab Saudi. Pada pertandingan memperebutkan tiket ke putaran final ini, Arab Saudi ditunjuk selaku tuan rumah untuk agenda yang dimulai pada 8-14 Oktober 2025.
BACA JUGA:
Jelang penyelenggaraan partai krusial ini, diakui memang banyak tekanan yang muncul terhadap Skuad Garuda. Hal ini yang kemudian menjadi alasan lain PSSI mengutus tim untuk memantau persiapan.
Selain itu, penyelenggaraan yang dilakukan bukan di tempat netral menjadi alasan lain PSSI mengirim tim. Ditambah lagi, ada pula kebijakan soal pembatasan suporter ke stadion yang juga jadi perhatian federasi.
"Terkait persiapan (Kualifikasi Piala Dunia 2025) pada Oktober 2025, memang tekanan terus tinggi. Satu, tadinya tuan rumah netral, sekarang sudah ada host."
"Suporter kita (Timnas Indonesia) juga dibatasi, sangat kecil (jumlahnya). Padahal, kita tahu, kalau main di Arab Saudi 'kan penduduk kita juga banyak," ujar Ketum PSSI.
Terlepas dari langkah antisipasi yang diambil, para pemain diketahui bakal tiba di Arab Saudi berdekatan dengan jadwal laga. Penyebabnya karena sejumlah penggawa Garuda masih harus membela klub masing-masing di Eropa, di mana mereka baru dijadwalkan kumpul serentak pada 6 Oktober 2025.