Bagikan:

JAKARTA - Casper Ruud berhasil mengalahkan petenis tuan rumah Luciano Darderi untuk mencapai babak final di Italia Open 2026, yang merupakan partai puncak pertamanya dalam turnamen yang berlangsung di kota Roma tersebut.

Petenis asal Norwegia itu mengamankan tiket final turnamen Masters 1000 ini dengan kemenangan telak dalam dua set 6-1, 6-1 atas Darderi dalam partai semifinal di Roma pada Jumat waktu setempat atau Sabtu, 16 Mei 2026 waktu Indonesia. Pertandingan itu sempat tertunda selama satu jam 59 menit akibat hujan deras.

"Rasanya luar biasa. Saya sedikit kasihan kepada Luciano yang bermain di kandang sendiri, tetapi tidak memiliki energi terbaiknya. Namun itu bisa dimengerti karena dia selesai bertanding pukul 02.30 dini hari beberapa hari lalu," kata Ruud, disitat situs resmi ATP.

Kemenangan tersebut membuat Ruud mematahkan kutukan semifinal di Roma setelah sebelumnya tiga kali gagal melangkah ke partai puncak. Hasil ini juga membawa petenis yang berusia 27 tahun itu selangkah lebih dekat dengan gelar Masters 1000 keduanya setelah menjuarai Madrid Open tahun lalu.

Sukses menekuk Darderi membuat Ruud menjadi pemain aktif keenam yang berhasil mencapai final di seluruh turnamen Masters 1000 lapangan tanah liat. Selain ke final di Italia dan menjuarai Madrid, ia juga pernah ke partai pamungkas Monte-Carlo pada 2024.

Ruud mengatakan bahwa salah satu kunci kemenangannya dalam pertandingan ini adalah ia memiliki waktu pemulihan yang jauh lebih panjang setelah melewati babak perempat final, berbeda dengan lawannya yang harus melakoni fase tersebut sampai subuh.

"Selain itu, ini merupakan semifinal Masters 1000 saya yang ke-10, sedangkan untuk dia merupakan yang pertama. Jadi, saya mencoba memanfaatkan pengalaman itu dan saya pikir saya bermain sangat baik hari ini," ujarnya.

Ruud kemungkinan harus menghadapi tantangan besar di final karena berpotensi bertemu dengan petenis nomor satu dunia Jannik Sinner, yang telah mencatatkan 32 kemenangan beruntun di level ATP Masters 1000.

Sinner saat ini sedang berusaha melewati Daniil Medvedev di babak semifinal. Petenis asal Italia tersebut sedang unggul, tetapi pertandingan mereka ditunda untuk sementara waktu karena cuaca hujan.

Ruud sempat terlempar dari 20 besar ranking ATP setelah tersingkir di perempat final Madrid pada April kemarin. Namun, hasil terbaru di Roma membuatnya naik ke peringkat ke-17 Live Rankings dan dipastikan kembali masuk 20 besar pekan depan.

Di sisi lain, Darderi berhasil mencatatkan turnamen impresif di hadapan publik sendiri. Dalam perjalanan hingga semifinal ia tercatat menyingkirkan Alexander Zverev di babak keempat, yang merupakan kemenangan pertamanya atas pemain top 10 dunia.

Ia kemudian melanjutkan performa apiknya dengan kemenangan tiga set atas petenis Spanyol, Rafael Jodar, di perempat final. Namun, setelah menghabiskan total sembilan jam di lapangan dalam empat pertandingan sebelumnya, tenaga Darderi tampak habis saat menghadapi Ruud.

Ruud tampil dominan sejak awal pertandingan di Campo Centrale. Forehand andalannya berkali-kali menjadi senjata utama untuk mengontrol reli dan membuatnya unggul 4-1 hanya dalam 24 menit sebelum pertandingan dihentikan karena hujan.

Setelah laga dilanjutkan hampir dua jam kemudian, Ruud tetap tampil agresif dan menutup set pertama 6-1. Ia kemudian melesat unggul 4-0 pada set kedua sebelum akhirnya memastikan kemenangan dua set langsung untuk mengamankan tiket ke final.