Bagikan:

JAKARTA - World Boxing Association (WBA) secara resmi mengizinkan juara dunia tidak terbantahkan dua kali Oleksandr Usyk untuk mempertahankan gelarnya dalam pertarungan menghadapi raja kickboxing Rico Verhoeven pekan depan.

Usyk dan Verhoeven dijadwalkan naik ke atas ring tinju pada 23 Mei 2026 nanti di Piramida Giza, Mesir. Kedua petarung tersebut akan memperebutkan sabuk juara dunia kelas berat WBC, tetapi ada syarat dan ketentuan lain untuk sabuk WBA dan IBF (International Boxing Federation).

WBA dalam keterangan terbaru di situs resmi mengatakan bahwa mereka telah memberikan izin kepada Usyk tampil dengan status juara dunia sehingga ia otomatis akan mempertahankan gelar kalau berhasil memenangi pertarungan tersebut.

"Namun, gelar WBA tidak akan diperebutkan oleh Verhoeven karena namanya saat ini belum masuk dalam peringkat resmi badan tinju tersebut," demikian bunyi keterangan dari badan tersebut.

Hal ini disampaikan setelah WBA menerima permintaan khusus lalu meninjaunya dan akhirnya mengizinkan petinju asal Ukraina itu untuk tampil dengan status sebagai juara dunia.

WBA mengatakan bahwa persetujuan pertarungan itu mengacu pada ketentuan dengan mempertimbangkan kepentingan kompetisi sekaligus menilai status sang juara dunia, lawannya, dan para petinju kelas berat lain yang berada dalam peringkat WBA.

"Hasil positif atas Usyk akan membuat Verhoeven memenuhi syarat untuk masuk ke dalam peringkat kelas berat WBA. Keputusan tersebut dibuat sesuai regulasi internal WBA dan setiap perkembangan selanjutnya akan tetap mengikuti kerangka aturan yang sama," kata WBA menambahkan.

Ketentuan serupa juga disampaikan oleh IBF. Mereka mengatakan bahwa telah memberikan izin kepada Usyk untuk bertarung, tetapi sabuk juaranya tidak akan dipertaruhkan dalam pertarungan itu.

Kalau petarung berusia 39 tahun tersebut menelan kekalahan dari Verhoeven maka sabuk IBF akan dinyatakan kosong seketika. Sebaliknya, kalau ia menang maka ia akan langsung diperintahkan untuk mengajukan laga wajib dalam 180 hari.

Usyk tercatat berhasil memenangi semua 24 pertarungan sebagai petinju profesional dan telah menikmati tiga periode sebagai juara tak terbantahkan, yang terdiri dari dua kali di kelas berat dan satu kali di kelas penjelajah.

Ia menjadi juara dunia tidak terbantahkan pertama di kelas berat dengan mengalahkan Tyson Fury pada Mei 2024 dan kemudian berhasil menekuk Daniel Dubois di pertengahan tahun berikutnya untuk status yang sama kedua kalinya.

Di lain sisi, Verhoeven, yang berusia 37 tahun, memiliki reputasi yang tangguh di kickboxing, tetapi hanya pernah bertinju secara profesional satu kali pada tahun 2014. Ia akan berusaha menjadi orang pertama yang mengalahkan Usyk di ring.