Bagikan:

JAKARTA - Manajer Barcelona, ​​Hansi Flick, tidak puas dengan para pemainnya saat mereka hanya mampu bermain seri 1-1 melawan Rayo Vallecano pada Senin, 1 September WIB, di La Liga. Hanya beberapa penyelamatan gemilang dari kiper Joan Garcia yang memastikan mereka tidak kalah.

Lamine Yamal membawa Barcelona unggul di babak pertama melalui titik penalti di Estadio de Vallecas, tetapi Fran Perez menyamakan kedudukan setelah jeda dan Rayo mengakhiri rekor 100 persen juara La Liga tersebut pada musim baru.

Hansi Flick pun menyoroti sejumlah kelemahan pasukannya yang membuat Barcelona terpeleset pada awal musim, yang tentunya berbahaya dalam upaya mereka mempertahankan gelar La Liga.

"Kami tidak pantas meraih lebih dari satu poin. Pada akhirnya, kami memiliki penjaga gawang yang fantastis hari ini karena kami membuat terlalu banyak kesalahan."

"Saya tidak puas dengan tim saya. Saya pikir kami terlalu mudah mendapatkan bola, kami juga kehilangan banyak bola. Inilah yang harus kami perbaiki."

"Terlalu banyak kesalahan, terlalu banyak kekeliruan, dan inilah mengapa Rayo bangkit. Ini bukan pertandingan yang bagus untuk kami. Kami harus bermain jauh lebih baik, jauh lebih baik," kata Flick setelah pertandingan.

Barcelona tampak berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan ketiga berturut-turut di awal musim La Liga 2025/2026 ketika Yamal mencetak gol dari titik penalti setelah dijatuhkan oleh Pep Chavarria.

Namun, pelanggaran itu diwarnai kontroversi, dengan VAR yang tidak berfungsi dengan baik di babak pertama sehingga keputusan tersebut tidak dapat ditinjau kembali sebagaimana mestinya.

Soalnya, ada peluang wasit membatalkan keputusan menunjuk titik penalti karena Yamal terlihat melakukan diving yang berujung protes dari peman Rayo.

Meskipun mengalami ketertinggalan dan kontroversi keputusan wasit, Rayo bangkit setelah jeda. Pemain pengganti Perez--yang direkrut musim panas dari Valencia--melepaskan tembakan voli usai menerima umpan dari tembakan sudut untuk memastikan satu poin.

Bahkan, Rayo sebetulnya mencetak dua gol lain, tapi harus dianulir karena offside.

Namun, bagi Garcia--yang bergabung Barcelona dari Espanyol dengan harga 25 juta euro pada Juli 2025, tim tuan rumah mungkin telah memenangi pertandingan.

Ia mencatatkan enam penyelamatan, termasuk penyelamatan gemilang dari peluang Andrei Rațiu dan Jorge de Frutos, dan dinobatkan sebagai MVP setelah peluit akhir pertandingan berbunyi.

"Joan bermain fantastis untuk kami hari ini dan menyelamatkan satu poin ini. Saya mengucapkan selamat kepadanya setelahnya. Senang melihat perkembangannya."

"Saat menguasai bola, senang juga melihat umpan pertamanya. Ia benar-benar tidak membuat kesalahan. Ia percaya diri saat menguasai bola dan di antara tiang gawang. Saya pikir keputusan untuk merekrutnya adalah tepat," tutur Flick.

Barcelona kini tertinggal dua poin di belakang pemuncak klasemen Real Madrid dan Athletic Club yang masih meraih hasil sempurna dalam tiga laga awal La Liga.

Mereka tetap tak terkalahkan, tetapi gelandang Frenkie de Jong mengatakan bahwa itu bukan awal yang baik.

"Kami harus bermain jauh lebih baik daripada hari ini. Kami kurang kontrol dan presisi dalam mengoper."

"Kami harus memenangi setiap pertandingan, jadi ini bukan awal musim yang baik. Namun, kami harus terus melaju," ujar De Jong.

Sementara itu, banyak pemain Barcelona sekarang akan bergabung tim nasional mereka dan ketika mereka kembali, bursa transfer akan ditutup.

Flick sangat menantikan penutupan bursa transfer pada Senin, 1 September 2025, dengan pertanyaan tentang masa depan Fermin Lopez--gelandang tersebut diminati oleh tim-tim Liga Inggris, termasuk Chelsea--yang mendorong pelatih asal Jerman tersebut untuk menyerukan agar ego dikurangi dan tim yang lebih bersatu.

"Kita berbicara tentang tim, bukan para pemain. Kita bisa berbicara tentang banyak pemain hari ini. Yang terpenting ialah ketika bursa transfer ditutup, semua orang berkomitmen 100 persen kepada tim ini."

"Tidak ada ego karena ego membunuh kesuksesan. Musim lalu kami bermain sebagai tim yang utuh dan kami harus kembali ke kondisi ini," kata Flick.