Bagikan:

JAKARTA - Direktur Real Madrid Emiliano Butragueno sudah menunggu lawan dari Pot 1, Liverpool dan Manchester City di fase penyisihan Liga Champions. Sementara Arsenal menyambut eks striker dari klub rival Tottenham Hotspur, Harry Kane yang kini membela Bayern Munchen.

Format anyar Liga Champions menjadikan tim-tim unggulan bisa saling bertemu. Tim yang berada di Pot 1 tetap akan bertemu dengan tim lain di Pot sama asal tidak dari satu liga.

Tim elite La Liga Spanyol Real Madrid bisa bertemu Liverpool dari Premier League Inggris atau juara Liue 1 Perancis Paris Saint-Germain tetapi terhindar pertemuan dengan Barcelona yang berstatus juara bertahan La Liga.

Dan, seperti diperkirakan Madrid akhirnya mendapat undian menghadapi Liverpool dan Manchester City. Butragueno menyatakan tegas bila Los Merengues sudah siap melakoni kompetisi kasta tertinggi Eropa.

"Kami tahu kompetisi ini sangat sulit dan kami menghadapi lawan yang berada di level tinggi. Pertandingan bakal ketat dan kami harus mempersiapkan diri dengan baik. Kami punya harapan di kompetisi karena pelatih Xabi Alonso memiliki skuad dengan pemain yang bagus. Kami yakin tim ini bisa memenuhi ekspetasi fans," kata Butragueno seperti dikutip Managing Madrid.

"Kami kembali menghadapi Man City. Laga ini menjadi salah satu rivalitas di Eropa. Kami juga sudah sering menghadapi Liverpool. Kedua tim sudah saling mengenal satu sama lain dan mereka berada di level top. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit dan kami harus bermain di level tertinggi untuk mengalahkan mereka," ucap Butragueno yang membawa Madrid memenangi La Liga sebanyak enam kali tapi tak pernah sekalipun meraih trofi Liga Champions.

Saat menghadapi Man City, juara Lia Champions 15 kali ini bertindak sebagai tuan rumah. Namun Los Merengues harus menyambangi markas Liverpool dan tim lemah Kairat Almaty dari Azerbaijan. Madrid bakal melakukan perjalanan selama 12 jam untuk menghadapi lawannya.

"Kami tak pernah menghadapi mereka. Kami pun bakal melakukan perjalanan jauh saat laga tandang. Ini tentu menjadi faktor yang harus diperhitungkan. Setiap pertandingan itu penting dan semua lawan memiliki motivasi tinggi," kata dia lagi.

Arsenal Reuni dengan Harry Kane

Sementara, mantan pemain depan Arsenal Theo Walcott menyambut laga melawan Bayern yang menjadikan klub London Utara itu melakukan reuni dengan Harry Kane.

Kapten timnas Inggris ini membangun rivalitas penuh emosi saat masih membela Tottenham Hotspur sebelum akhirnya pindah ke Bayern.

"Semua pertandingan sangat menarik. Saya menyoroti Bayern dan menunggu Harry Kane kembali ke Inggris untuk bermain di Emirates. Dia sudah akrab dengan tempat kami. Saya yakin dia antusias menyambut pertandingan ini," kata Walcott, duta Arsenal sekaligus pundit di Sky Sports.

Arsenal tidak hanya menghadapi Bayern yang menjadi lawan berat tetapi juga Inter Milan, Atletico Madrid, Athletlic Bilbao,Slavia Prague, Club Brugge dan Kairat Almaty. Hanya The Gunners tak perlu melakukan perjalanan jauh ke Azerbaijan karena Kairat Almaty yang menyambangi Emirates.

"Semua pertandingan sangat menarik dan Arsenal ingin melangkah lebih jauh ketimbang tahun-tahun lalu. Saya merasa tahun ini tim lebih komplet dan punya kedalaman. Saya senang tim juga tidak perlu melakukan perjalanan jauh," kata Walcott.

"Menurut saya perubahan yang dilakukan Arsenal akan memberi hasil. Perekrutan Viktor Gyokeres melengkapi teka-teki terakhir," ujarnya.

Inter Milan yang menjadi sorotan setelah kalah telah 5-0 pada laga final 2025 bakal bangkit. Wakil Presiden Inter Javier Zanetti menyatakan kegagalan di final menjadi motivasi bagi Inter saat melakoni kembali Liga Champions.

Inter yang kini ditangani Cristian Chivu yang menggantikan Simone Inzaghi akan menjamu Arsenal, Liverpool, Slavia Prague dan Kairat Almaty. Selanjutnya, I Nerazzurri melakoni laga tandang melawan Borussia Dortmund, Atletico Madrid, Ajax Amsterdam dan Union SG.

"Kami memulai pertarungan dengan penuh antusias bersama pelatih baru dan perjalanan baru," kata Zanetti.

"Keberhasilan mencapai final merupaan pencapaian besar meski berakhir mengecewakan. Namun sepak bola mengajar kami untuk kembali dengan target baru. Di musim baru ini pun kami ingin melangkah sejauh mungkin," ucapnya.