JAKARTA - Salah satu penggawa Manchester Unite, Diogo Dalot, mengatakan pelatih Ruben Amorim sedang membangun skuat yang saling berjuang untuk bangkit dari musim terburuk mereka selama lebih dari 50 tahun.
Finis di peringkat ke-15 Liga Inggris musim 2024/2025 merupakan yang terendah sejak degradasi ke divisi kedua pada 1974.
Namun, kemenangan pramusim atas West Ham dan Bournemouth di tur ke Amerika Serikat telah memunculkan optimisme bahwa Amorim mulai membalikkan keadaan.
Dalot yakin sudah perubahan mentalitas terbesar di ruang ganti.
"Saya pikir kami sedang menciptakan tim yang saling berjuang. Saya pikir itulah yang sedang kami coba ciptakan."
BACA JUGA:
"Jelas, jalan masih panjang. Saya pikir Anda bisa langsung melihat beberapa tanda bahwa tim ini lebih gigih, memiliki intensitas yang lebih tinggi, dan itulah yang sedang kami coba lakukan," ujar Dalot, dilansir ESPN.
Amorim membuat pernyataan penting sebelum perjalanan ke Amerika Serikat dengan meninggalkan Alejandro Garnacho, Antony, Jadon Sancho, dan Tyrell Malacia.
Marcus Rashford, yang langsung terpinggirkan musim 2024/2025 setelah kedatangan Amorim pada November 2025, juga telah diizinkan pindah ke Barcelona dengan status pinjaman.
Luke Shaw telah mendukung pernyataan sang manajer. Sementara Dalot mengatakan itu adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan standar di Old Trafford.
"Dia (Amorim) sangat tegas dalam pesannya bahwa Anda ingin menjadi bagian dari tim atau Anda tidak bisa berada di sini."
"Jika Anda ingin berada di Manchester United, Anda harus memenuhi beberapa standar. Jika Anda tidak mampu memenuhinya, itu bukan tempat untuk Anda."
"Pesannya sangat jelas. Pesannya adalah, jika Anda memulai pramusim, itu karena dia yakin bahwa kamilah tim yang dibutuhkan," kata Dalot.
Sementara itu, sempat terlihat bahwa Bruno Fernandes mungkin tidak akan menjadi bagian dari skuad Amorim ketika ia sempat mempertimbangkan tawaran besar dari klub Arab Saudi, Al Hilal, pada Juni 2025.
Namun, kapten Manchester United itu menolak kesempatan untuk pindah. Dalot senang rekan setimnya di Portugal itu memilih untuk menjadi bagian dari tim baru Amorim.
"Saya pikir itu pesan yang jelas bahwa dia masih yakin klub ini bisa mencapai tempat yang seharusnya."
"Saya rasa tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai musim selain kapten Anda tetap bertahan dan yakin bahwa ini bisa berjalan ke arah yang benar."
"Ini pesan yang jelas untuk rekan satu tim lainnya, untuk semua orang, bahwa kami harus percaya. Kami harus bekerja sangat keras untuk mengembalikan Manchester United ke tempat yang seharusnya," tuturnya.