Bagikan:

JAKARTA - Mikel Arteta mengatakan Arsenal harus siap mengorbankan nyawa mereka untuk mencapai final Liga Champions.

Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain di leg kedua semifinal mereka pada Kamis, 8 Mei 2025, dini hari WIB, di mana mereka akan berusaha membalikkan defisit 0-1 dan mencapai final Liga Champions kedua dalam sejarah mereka.

Dalam wawancara eksklusif dengan ESPN, Arteta berbicara tentang antisipasinya menjelang pertandingan di Parc des Princes.

"Kegembiraan, merinding, ingin hari itu segera tiba, (perasaan) sangat siap, sangat yakin dan tahu bahwa kesempatannya adalah bermain di final (Liga) Champions."

"Ketika Anda mencapai titik itu, Anda harus mengorbankan nyawa Anda untuk itu," ujar Arteta.

Tim London utara akan terpacu oleh kembalinya gelandang Thomas Partey untuk perjalanan ke Paris setelah ia absen di leg pertama karena skorsing. Namun, mereka tetap tanpa sejumlah bintang tim utama karena cedera jangka panjang.

Begitu besar tekanan pada pemain pengganti untuk leg pertama sehingga Arteta harus menurunkan empat pemain akademi di bangku cadangan, yang di antaranya baru tampil satu kali di Liga Inggris musim ini.

"Lihat, ketika saya melewati lorong, saya melihat (Takehiro) Tomiyasu keluar, (Riccardo) Calafiori keluar, Gabriel Magalhaes keluar, Kai Havertz keluar, Gabriel Jesus keluar, Thomas Partey keluar, Jorginho keluar. Pemain inti!"

"Saya melihat tim bersaing dan saya merinding. Kami memiliki banyak kelebihan. Pertandingan itu hanya dengan selisih yang sangat, sangat, sangat kecil yang tidak menguntungkan kami hari itu. Itulah mengapa saya sangat optimistis," ujar Arteta ketika ditanya tentang rasa frustrasinya karena skuad yang menyusut.