Bagikan:

JAKARTA - Paris Saint-Germain mendapat dorongan menjelang pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis, 8 Mei 2025, dini hari WIB, melawan Arsenal.

Ousmane Dembele dinyatakan fit saat juara Ligue 1 itu berupaya mengubah kekompakan skuad yang sedang tumbuh menjadi tempat di final Liga Champions.

Dembele, yang mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 tengah minggu lalu di Stadion Emirates, mengalami cedera otot selama pertandingan itu. Namun, dia akan tersedia di Parc des Princes.

"Dia telah berlatih dengan skuad selama dua hari sehingga dia tersedia untuk besok," kata pelatih PSG Luis Enrique dalam konferensi pers pada Selasa, 6 Mei 2025, waktu setempat.

Ini adalah berita baik bagi PSG yang kemajuannya musim ini tidak dibangun atas kecemerlangan individu, tetapi lebih pada semangat kolektif dan kematangan taktis yang sering kali luput dari mereka dalam kampanye Eropa sebelumnya.

Luis Enrique, yang didatangkan untuk merombak tim yang dulunya dibentuk oleh bintang-bintang besar, tidak merahasiakan misinya untuk membangun unit yang mampu bersaing di level tertinggi.

"Musim ini kami telah berkembang pesat sebagai sebuah tim. Anda harus siap menghadapi skenario apa pun dan memerhatikan dari awal hingga akhir."

"Target untuk tahun-tahun mendatang adalah terus meningkatkan proses," katanya ketika ditanya tentang kekalahan semifinal Liga Champions musim lalu dari Borussia Dortmund.

Evolusi yang mantap itu terbukti pada leg pertama di London, yang mana bentuk PSG yang kompak, tekanan agresif, dan penguasaan bola yang terkendali membuat ritme serangan Arsenal menjadi frustrasi.

Bek Achraf Hakimi mengatakan identitas baru tim telah menjadi kunci bagi laju mereka.

"Kuncinya adalah menunjukkan kepribadian kami dengan dan tanpa bola serta menekan dengan tinggi."

"Arsenal tahu Parc des Princes adalah kandang kami," kata Hakimi.

Satu-satunya penampilan PSG di final Liga Champions berakhir dengan kekalahan dari Bayern Munchen pada 2020.

Sementara satu-satunya final Liga Champions bagi Arsenal terjadi pada 2006 saat mereka kalah dari Barcelona di Paris.

"Kami harus bermain sebaik minggu lalu. Meskipun banyak yang mengharapkan pertandingan yang sama, saya jamin hasilnya akan sangat berbeda," kata Luis Enrique.

Pemenangnya akan menghadapi Inter Milan, ​​yang akan bertemu pada final tanggal 31 Mei 2025 di Munich.