Bagikan:

JAKARTA - Pemain muda yang belum ngetop di Tottenham Hotspur, Wilson Odebert, menjadi bintang kemenangan atas AZ Alkmaar di Liga Europa. Dalam duel kedua babak 16 besar di Stadion Tottenham Hotspur, Jumat, 14 Maret 2025 dini hari WIB, Odebert mencetak brace yang membawa Tottenham menang 3-1 untuk menghadapi Eintracht Frankfurt.

Tottenham dalam posisi tertinggal 1-0 pada laga pertama di kandang AZ. Ini menjadikan Tottenham harus bekerja keras dan bermain ofensif untuk mengejar defisit gol saat menjamu lawan dari Eredivisie Belanda ini.

Paling tidak, Tottenham harus menang dengan skor minimal 2-0 untuk membalikkan keadaan. Tottenham pun turun dengan kekuatan penuh di laga kedua itu.

Striker Dominic Solanke menjadi andalan di lini depan. Dirinya mendapat support dari Odebert dan kapten Son Heung-min.

Saat Tottenham menghadapi kebuntuan, Odebert yang baru pulih dari cedera hamstring yang memaksa dia harus menepi selama tiga bulan, mampu membongkar pertahanan solid Alkmaar. Pemain berusia 20 ini membuka kemenangan The Lilywhites setelah mencetak gol di menit 26. Dirinya menyelesaikan assist Solanke.

Gol yang membawa Tottenham unggul 1-0 menjadikan mereka bermain lebih agresif. Pasalnya mereka butuh tambahan gol untuk membalikkan keadaan. Hanya, Tottenham mengalami kesulitan sehingga skor itu bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Tottenham langsung mengambil inisiatif menyerang. Mereka pun mampu mengontrol pertandingan dengan baik. Hasilnya, tuan rumah memperbesar keunggulan setelah James Maddison membobol gawang Alkmaar. Ini merupakan gol ke-11 Maddison di berbagai kompetisi musim ini.

Meski sudah tertinggal 2-0, namun Alkmaar menolak menyerah. Mereka mencoba bangkit dan menekan pertahanan Tottenham.

Usaha tim tamu tidak sia-sia setelah Peer Koopmeiners mencetak gol yang memperkecil ketinggalan menjadi 2-1 di menit 63.

Gol Koopmeiners sesungguhnya bisa menyelamatkan Alkmaar karena agregat kembali imbang menjadi 2-2. Bila skor tak berubah, pertandingan dilanjutkan babak extra time dan kemudian adu penalti.

Beruntung ada Odobert yang berhasil membobol gawang Alkmaar untuk kali kedua di menit 74. Dari brace pemain tim nasional U-21 Perancis ini Tottenham unggul 3-1. Skor itu bertahan hingga laga usai.

Tottenham pun melaju ke perempat final karena menang agregat 3-2. Di babak selanjutnya, tim asuhan Ange Postecoglou berhadapan dengan Frankfurt.

"Ini merupakan usaha bersama. Menurut saya ini untuk kali pertama sejak Oktober kami punya empat pemimpin di setiap area. Ada (kiper Guglielmo) Vicario, Cristian Romero, Maddison dan Son. Pada akhirnya semua bisa bermain bersama. Ini yang membuat perbedaan," kata Postecoglou menanggapi penampilan Tottenham.

Ya, badai cedera pemain tak henti menimpa Tottenham yang memaksa Postecoglou tak bisa menurunkan skuad terbaik. Ini yang menjadikan Tottenham mengalami penurunan dan bahkan tertahan di papan bawah klasemen Premier League Inggris.

Postecoglou pun tak segan memberi apresiasi kepada Odebert yang juga belum lama kembali bermain setelah menjalani operasi akibat cedera. Karena cederanya, dia belum mendapat kesempatan bermain lebih banyak sejak direkrut dari Burnley awal musim ini.

"Saya sesungguhnya sangat gembira saat kami merekrut dia [Odebert]. Kami mendapatkan pemain yang mampu menciptakan ruang bagi pemain lain. Dia juga berteknik tinggi," katanya.

"Dia bergabung dengan klub baru di musim ini. Jadi bukan salah dia kalau akhirnya mengalami cedera. Ini membuat saya frustrasi. Laga ini menjadi starting point bagi dia," ucap Postecoglou.