JAKARTA - Di Tengah ketidakpastian tren kendaraan listrik global, Lamborghini telah mengonfirmasi akan meluncurkan kendaraan listrik pertamanya berbasis konsep Lanzador pada tahun 2029 mendatang.
Meskipun peluncurannya masih memerlukan waktu empat tahun, bocoran mengenai teknis dari Lanzador versi produksi telah bocor.
Hal tersebut diungkapkan oleh CEO Volkswagen Group, Oliver Blume yang mengungkapkan bahwa mobil listrik ini akan menggunakan platform khusus yang dikembangkan oleh Porsche untuk sejumlah model mewah dan berperforma tinggi milik grup ini.
"Ini adalah pengaturan yang sangat cocok untuk mobil listrik Lamborghini," kata Blume dikutip dari Motor1, Kamis, 13 Maret.
BACA JUGA:
Platform tersebut diklaim memiliki tegangan hingga 980V atau lebih besar dari mobil listrik pada umumnya, yakni 800V. Dengan demikian, Lanzador versi produksi ini akan memiliki tenaga yang gahar.
Menurut laporan tersebut, Lanzador dapat memperoleh tenaga hingga 2.000 hp saat nanti diluncurkan pada akhir dekade ini. Tentu angka ini sangat fantastis mengingat klaim Lamborghini sebelumnya hanya mencapai 1.341 hp.
Tenaganya akan berasal dari dua motor listrik yang dibantu dengan sistem penggerak semua roda (AWD). Mobil tersebut akan diproduksi sepenuhnya di pabrik Sant’Agata, Itali seperti model Lamborghini lainnya.
Lanzador telah diperkenalkan pada pertengahan 2023 lalu yang menampilkan tipe 2+2 dengan ground clearance tinggi, sehingga menghadirkan gaya berkendara lebih sporty.
Selain itu, pabrikan berlogo ‘banteng mengamuk’ ini juga menawarkan kendaraan elektrifikasi lainnya dengan sistem penggerak Plug-In Hybrid (PHEV), seperti Revuelto yang diposisikan sebagai penerus Aventador, Urus SE, dan Temerario menjadi suksesor dari Huracan.