Bagikan:

JAKARTA - Pep Guardiola mengatakan Manchester City kini harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions musim depan setelah hattrick Kylian Mbappe untuk Real Madrid membuat juara Liga Inggris itu tersingkir sebelum babak 16 besar.

Tersingkirnya The Citizens memastikan bahwa mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu tidak mencapai babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya dalam karier kepelatihannya.

Hattrick Mbappe memastikan kemenangan 3-1 pada leg kedua untuk Real Madrid dengan agregat 6-3. Mereka akan menghadapi Bayer Leverkusen atau Atletico Madrid di babak 16 besar yang akan diketahui pada Jumat, 21 Februari 2025.

Dengan Manchester City kini tersingkir dari Liga Champions dan tertinggal 17 poin di belakang pemuncak klasemen Liga Inggris, Liverpool, Guardiola mengatakan timnya kini harus fokus untuk mengamankan posisi empat besar di Premier League.

Target itu diapungkan agar bisa masuk ke Liga Champions musim depan, setelah mengakui bahwa Real Madrid pantas mengakhiri harapan timnya di turnamen elite Eropa tersebut.

"Kami tidak bisa bertahan dengan baik dengan pergerakan dari Mbappe dan itu lebih sulit. Tim terbaik menang, mereka pantas mendapatkannya."

"Kami selalu menjalani babak penyisihan grup di musim Liga Champions, final, semifinal, tetapi musim ini di semua ajang kami tidak bagus."

"Saya merasa kami lebih baik dari Real Madrid dalam tiga musim sebelumnya, tetapi kali ini mereka lebih baik."

"Mereka pantas mendapatkannya. Yang harus kami lakukan ialah menerimanya dan terus maju."

"Kami memiliki 13 pertandingan di Liga Inggris untuk mencoba dan berada di sini (Liga Champions) musim depan. Tidak ada yang abadi."

"Kami luar biasa dan kami harus mencoba. Kami tidak bisa memenangi liga dan kami harus berada di empat besar atau lima besar untuk mencoba berada di sini lagi," kata Guardiola selepas laga.

Manchester City telah menghadapi Real Madrid empat kali di babak sistem gugur Liga Champions sejak 2020. Mereka memenangi dua pertandingan dan kalah dua kali termasuk pertemuan terbaru.

Guardiola mengatakan bahwa kekalahan ini lebih parah dibanding kekalahan sebelumnya dari Los Blancos karena timnya tidak mampu bersaing dalam dua leg.

"Tidak apa-apa menerima kenyataan bahwa mereka lebih baik. Pada musim-musim sebelumnya, ketika kami bermain luar biasa, itu lebih menyakitkan daripada hari ini."

"Saya selalu meminta kepada tim saya bahwa tim yang pantas menang harus selalu menang. Namun, itu tidak terjadi dalam sepak bola."

"Itulah kenyataannya. Jadi, kami harus merenungkan hal-hal baik yang telah kami lakukan."

"Kami punya waktu untuk memikirkannya (masa depan tim). Sekarang mudah untuk mengatakannya, tetapi bukan itu intinya."

"Kalah 2-3 di kandang sendiri sulit diterima, tetapi bahkan dengan hasil yang bagus, saya tahu betapa bagusnya mereka."

"Seiring berjalannya waktu, tim dan klub akan menerima apa adanya," ujar pelatih asal Spanyol itu lagi.

Laga berikutnya bagi Manchester City adalah pertandingan penting Liga Inggris melawan pemuncak klasemen Liverpool pada Minggu, 23 Februari 2025.

Kondisi penyerang bintang Erling Haaland, yang tidak dapat bermain melawan Real Madrid karena cedera, diragukan untuk pertandingan itu.