JAKARTA - Laga menarik antara Newcastle United dan Bournemouth akan berlangsung pada Sabtu 18 Januari di St James’ Park. Kedua tim yang tengah dalam performa terbaik ini bertemu dalam upaya untuk memperkuat posisi mereka di papan atas Liga Inggris, sekaligus menjaga asa lolos ke Liga Champions musim depan. Ini akan menjadi pertemuan pertama mereka sejak Agustus tahun lalu, ketika laga di Vitality Stadium berakhir imbang 1-1.
Newcastle United datang ke pertandingan ini dengan ambisi besar. Mereka berpeluang mencetak sejarah dengan memenangkan 10 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi, setelah menang telak 3-0 melawan Wolverhampton Wanderers pada Rabu malam, 15 Januari.
Alexander Isak, penyerang andalan Newcastle, sekali lagi menjadi pusat perhatian. Dengan gol-golnya di kedua babak serta satu assist untuk Anthony Gordon, Isak kini menjadi pemain keempat dalam sejarah Liga Inggris yang mampu mencetak gol di delapan pertandingan berturut-turut. Tak heran jika legenda klub, Alan Shearer, percaya bahwa Newcastle kini memiliki peluang masuk ke dalam perbincangan perebutan gelar, berkat performa Isak dan soliditas taktik yang diterapkan Eddie Howe.
Duduk di posisi keempat klasemen, Newcastle hanya terpaut lima poin dari Arsenal di posisi kedua dan sembilan poin dari pemuncak klasemen Liverpool, yang masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak. Bermain di St James’ Park menjadi keuntungan besar bagi The Magpies, karena mereka telah memenangkan lima pertandingan kandang terakhir mereka, termasuk tiga kemenangan di Liga Inggris dengan agregat 10-0.
Namun, Newcastle memiliki catatan kurang baik saat menghadapi Bournemouth di kandang. Mereka belum pernah mencatatkan clean sheet dalam enam pertandingan kandang Liga Inggris melawan The Cherries, termasuk dua hasil imbang terakhir (2-2 pada Februari 2024 dan 1-1 pada September 2022).
Kejutan Dari Tim Kuda Hitam
Bournemouth juga datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Andoni Iraola baru saja memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 10 pertandingan di semua kompetisi, setelah bermain imbang 2-2 melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Selasa malam.
The Cherries nyaris meraih kemenangan setelah gol dari Justin Kluivert dan Antoine Semenyo membawa mereka unggul, sebelum Reece James mencetak gol penyeimbang di menit ke-95 untuk Chelsea. Meski kehilangan dua poin, Bournemouth tetap berada dalam jalur untuk bersaing di zona Liga Champions, hanya terpaut empat poin dari Newcastle di posisi keempat.
Namun, Bournemouth menghadapi tantangan besar dengan tiga pertandingan sulit melawan Newcastle, Nottingham Forest, dan Liverpool dalam beberapa pekan ke depan. Meskipun demikian, performa tandang mereka yang mengesankan - tak terkalahkan dalam lima laga terakhir dengan mencetak setidaknya dua gol di setiap pertandingan - memberikan harapan bagi mereka.
Sayangnya, catatan Bournemouth di laga tandang saat kick-off siang hari tidak menggembirakan. Mereka kalah dalam delapan dari 11 pertandingan Liga Inggris terakhir yang dimainkan pukul 12.30, termasuk empat laga tandang selama periode tersebut.
Dalam laga ini, Newcastle harus bermain tanpa Harvey Barnes (cedera otot), Callum Wilson (cedera paha), dan Jamaal Lascelles (cedera lutut), yang semuanya baru akan kembali bulan depan. Ada peluang kecil bagi Nick Pope untuk kembali ke skuad setelah lama absen akibat cedera lutut, tetapi Martin Dubravka kemungkinan besar akan tetap menjaga gawang.
Di lini belakang, Fabian Schar yang absen pada kemenangan melawan Wolves karena sakit, diharapkan pulih untuk kembali berduet dengan Sven Botman. Jika Schar kembali, Dan Burn kemungkinan akan digeser ke bangku cadangan.
Sementara itu, Bournemouth mengalami krisis cedera dengan absennya sejumlah pemain kunci seperti Evanilson (cedera kaki), Enes Unal (cedera ACL), Alex Scott (cedera lutut), Marcos Senesi, Julian Araujo, Marcus Tavernier, dan Luis Sinisterra (semua cedera paha). James Hill juga dipastikan absen setelah mengalami cedera hamstring saat melawan Chelsea.
BACA JUGA:
Adam Smith diragukan tampil, sehingga Lewis Cook kemungkinan besar akan kembali mengisi posisi bek kanan. Ryan Christie diprediksi beroperasi di lini tengah bersama Tyler Adams, sementara Justin Kluivert akan mengambil peran sebagai gelandang serang.
Di lini depan, Antoine Semenyo dan Dango Ouattara akan berbagi tugas antara bermain di sisi kiri dan sebagai penyerang tengah, didukung oleh David Brooks yang tetap menjadi pilihan utama di sayap kanan. Sementara itu, Kepa Arrizabalaga, yang tidak bisa bermain melawan Chelsea karena statusnya sebagai pemain pinjaman, akan kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
Berdasarkan performa kedua tim, Newcastle terlihat sedikit lebih diunggulkan, terutama karena performa gemilang Alexander Isak dan catatan kandang mereka yang impresif. Namun, Bournemouth tidak bisa diremehkan, mengingat mereka memiliki lini serang yang cukup produktif di laga tandang.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan seru dengan kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang. Newcastle mungkin akan mendominasi penguasaan bola, tetapi Bournemouth punya potensi menciptakan kejutan melalui serangan balik cepat mereka.
Hasil akhir pertandingan ini akan sangat bergantung pada efektivitas lini serang kedua tim dan kemampuan mereka untuk memaksimalkan peluang di depan gawang.
Prediksi Susunan Pemain
Newcastle United (4-3-3):
Dubravka; Livramento, Botman, Schar, Hall; Guimaraes, Tonali, Joelinton; Murphy, Isak, Gordon.
Bournemouth (4-2-3-1):
Kepa; Cook, Zabarnyi, Huijsen, Kerkez; Christie, Adams; Brooks, Kluivert, Semenyo; Ouattara.