JAKARTA - Justin Kluivert, anak pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert mencetak hattrick yang membawa Bournemouth menang telak 4-1 atas tuan rumah Newcastle United di pertandingan Premier League Inggris di Stadion St James' Park, Newcastle, Sabtu, 18 Januari 2025 malam WIB.
Kluivert yunior tampil mengesankan. Tampil di kandang lawan, anak dari Kluivert senior yang baru saja ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong menunjukkan ketajamannya dengan mencetak tiga gol yang membawa Bournemouth menghabisi Newcastle.
Kemenangan atas Newcastle jelas di luar prediksi. Namun keberhasilan menaklukkan lawan yang sesungguhnya tengah on fire kian mengukuhkan Bournemouth sebagai pembunuh raksasa.
Ya, musim ini The Cherries menjadi kuda hitam. Mereka mampu menggasak Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur hingga Arsenal. Hanya, performa tim asuhan Andoni Iraola memang kurang konsisten.
Ini yang menjadikan Bournemouth masih tertahan di papan tengah. Meski demikian, kemenangan atas The Magpies mengantarkan Bournemouth naik satu strip.
Kini, mereka menempati peringkat enam dengan mengantungi poin 37. Bournemouth sukses menggeser Man City yang terpaksa turun ke peringkat. Pasalnya Man City hanya memiliki poin 35.
Sementara, Newcastle gagal mempertahankan rekor enam kemenangan berturut-turut di kompetisi domestik. Rekor itu akhirnya terhenti justru saat tim asuhan Eddie Howie bermain di kandang sendiri.
Kekalahan itu menjadikan Newcastle gagal meraih poin sehingga mereka tetap menempati peringkat empat dengan poin 38. Meski demikian Newcastle tetap berada di zona Liga Champions.
Dalam duel itu, Newcastle memang lebih diunggulkan. Bagaimana tidak, Bruno Guimaraes dkk sukses menghabisi MU dan Tottenham saat bermain di kandang sendiri. The Toon Army juga menang 2-0 atas Arsenal di semifinal pertama Carabao Cup.
Namun Newcastle seperti kehilangan daya saat bermain di hadapan pendukung. Kluivert yunior sudah membobol gawang tuan rumah saat laga baru berjalan enam menit.
Keunggulan 1-0 Bournemouth memang tidak bertahan lama. Guimares berhasil menyamakan skor di menit 25. Sundulan gelandang Brasil ini yang menyambut sepak pojok Lewis Hall mampu menaklukkan kiper Kepa. Skor pun berubah 1-1.
Namun Bournemouth memang menampilkan permainan terbaik. Mereka berani bermain ofensif yang memaksa Newcastle bekerja keras di area pertahanan.
Hanya usaha mereka tetap sia-sia. Kluivert berhasil memperbesar keunggulan setelah mencetak gol kedua menjelang akhir pertandingan.
Pemain berusia 25 ini menyambut assist Dango Ouattara setelah Guimares melakukan kesalahan saat hendak membuang bola. Skor 2-1 untuk Bournemouth bertahan hingga turun minum.
BACA JUGA:
Memasuki babak kedua, Bournemouth tak menurunkan tempo permainan. Mereka mampu menyulitkan tuan rumah mengembangkan permainan. Tak heran bila serangan Newcastle selalu kandas di barisan pertahanan Bournemouth.
Saat laga memasuki injury time, Bournemouth berhasil menyentak pendukung Newcastle. Gara-garanya, Kluivert malah mencetak hattrick yang menjadikan Bournemouth unggul 3-1 di menit 90+2.
Selanjutnya Milos Kerkez melengkapi kemenangan tim tamu menjadi 4-1. Skor itu bertahan hingga laga usai.