Bagikan:

JAKARTA - Program reality show sepak bola Garuda Select kembali diproduksi oleh Mola TV setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Program Garuda Select yang digarap oleh TV streaming milik Djarum tersebut sudah berjalan 4 musim, sebelum terhenti akibat pandemi.

Selama empat musim ditayangkan, program Garuda Select menorehkah hasil yang baik bagi pembinaan pemain sepak bola muda Indonesia. Dua nama yang mencuat dari pembinaan Garuda Select adalah Bagus Kahfi dan Witan Sulaiman.

Bagus yang pernah masuk timnas U-19, kini bergabung di klub divisi utama Liga Belanda, FC Utrecht. Pemain berusia 20 tahun tersebut masuk ke tim muda Utrecht, atau yang dikenal sebagai Jong Utrecht.

Satu lagi pemain yang moncer namanya adalah Witan. Pemain berusia 20 tahun alumnus Garuda Select tersebut adalah gelandang serang andalan timnas senior Indonesia. Witan saat ini bergabung di tim divisi utama Liga Polandia, Lechia Gdansk.

Sebelum bergabung di Lechia, Witan bermain selama satu musim di Liga Serbia. Dia bergabung dalam tim Radnik Surdulica. Pemain asal Palu tersebut saat ini sedang dipinjamkan Lechia ke tim divisi utama Liga Slovakia, FK Senica.

Keberhasilan terkini program Garuda Select adalah sumbangan 10 pemain untuk timnas U-19. Kesepuluh pemain tersebut adalah: Erlangga Setyo dan Yogi Hermawan di posisi kiper, Kakang Rudianto (bek), Subhan Fajri, Frezy Al Hudaifi, dan Rafli Asruld (gelandang), Arsa Ramadan Ahmad, Alfrianto Nico Saputro, Bramdani, dan Ferdiansyah (penyerang).

Timnas U-19 saat ini berlatih di Korea Selatan, di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.

“Alasan proyek Garuda Select dilaksanakan kembali adalah untuk melihat apakah kami dapat memberikan sebuah jalan yang lebih menantang bagi para pemuda untuk mengembangkan diri. Dengan demikian, kami bisa mengajak mereka bergabung saat mereka berusia 16 tahun, dan membawa mereka ke jenjang yang diimpikan,” kata Mirwan Suwarso, CEO Mola TV dalam rilis yang diterima VOI.

Dalam musim ke-5 saat ini, Garuda Select tetap ditangani dua mantan pemain timnas Inggris, Dennis Wise dan Des Walker. Para pemain Indonesia disaring dari kompetisi resmi PSSI untuk U-16, seperti Piala Suratin.

Seluruh biaya selama pelatihan di Inggris ditanggung Mola TV. Para pemain Garuda Select tidak membayar apapun, malah mendapat uang saku. Dalam satu musim, program pelatihan diikuti 22-24 pemain muda pilihan dan berlangsung selama 6 bulan. Mereka ditempatkan dalam satu asrama milik Loughborough University di Loughborough, dekat Leicester.