Bagikan:

JAKARTA - Stevan Pasaribu kembali menyapa penikmat musik Tanah Air dengan karya teranyarnya yang bertajuk Lama Tak Bermalam Minggu.

Dirilis hari ini, Rabu, 6 Mei, single ini menangkap fenomena sosial yang karib dirasakan oleh masyarakat urban, yakni rasa sepi yang tersembunyi di balik padatnya rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Melalui single ini, Stevan mencoba memotret kehidupan orang dewasa yang terjebak dalam siklus berangkat pagi dan pulang larut malam demi tuntutan profesi. Kehidupan yang tampak produktif di luar, namun menyimpan kekosongan saat harus kembali ke rumah tanpa ada sosok yang menanti.

Narasi tersebut diperkuat dengan aransemen musik yang segar, hasil kolaborasi antara Stevan dengan Kennel Music yang berbasis di Stockholm, Swedia.

Sentuhan penulis lagu dan produser dari luar negeri memberikan warna berbeda, termasuk penyematan potongan lirik berbahasa Inggris serta nuansa modern dalam lagu barunya.

Stevan menyatakan, pesan utama dari lagu ini adalah tentang penerimaan diri dan kesabaran dalam menanti kehadiran seseorang yang tepat. Ia ingin pendengarnya menyadari bahwa berada dalam fase kesendirian bukanlah sebuah kesalahan atau tanda kegagalan dalam kehidupan sosial.

“Melalui lagu ini, saya ingin menyampaikan bahwa kita tidak benar-benar sendiri dalam kesendirian. Tidak apa-apa jika hari ini belum memiliki pasangan, karena setiap orang punya waktunya masing-masing,” kata Stevan dalam keterangannya, Rabu.

“Jika belum datang sekarang, mungkin waktu sedang memberi ruang, agar semuanya hadir di saat yang paling tepat,” tambahnya.

Visualisasi pesan dalam lagu juga tertuang lewat video musik yang menggambarkan pertemuan tidak terduga antara seorang pria yang terbelenggu rutinitas dengan seorang wanita. Pertemuan sederhana tersebut menjadi titik balik munculnya harapan baru di tengah kesunyian yang selama ini ia jalani.

Lewat single barunya, Stevan yang sebelumnya dikenal lewat hit "Belum Siap Kehilangan", kini menunjukkan pendewasaan dalam pemilihan tema yang lebih relevan dengan isu kesehatan mental dan kesepian di era digital.