JAKARTA - Panggung megah Coachella 2026 di Indio, California, Amerika Serikat, terbukti menjadi titik balik fenomenal bagi sang megabintang pop dunia, Justin Bieber.
Setelah sekian lama menepi dari keriuhan tur konser, kemunculan Bieber sebagai headliner dalam festival bergengsi tersebut memicu ledakan popularitas yang luar biasa di platform streaming Spotify.
Tidak tanggung-tanggung, jumlah pendengar lagunya meroket hingga 1.800 persen dibandingkan rata-rata mingguan sebelum ia menginjakkan kaki di panggung Coachella.
Melansir NME, lonjakan tersebut mulai terasa signifikan pada pekan berakhirnya festival. Tercatat, katalog lagu Bieber telah diputar sekitar 431 juta kali dalam satu pekan saja.
Angka ini merupakan anomali positif yang merepresentasikan kenaikan sebesar 1.790 persen jika disandingkan dengan angka rata-rata pendengar Bieber yang biasanya berada di kisaran 22,8 juta stream per minggu.
BACA JUGA:
Adapun kehadiran Bieber di Coachella tahun ini memang dirancang sebagai kejutan besar bagi para penggemar setianya. Pada pekan pertama, ia berkolaborasi dengan jajaran musisi seperti Dijon, Tems, Wizkid, dan Mk.gee. Namun, kejutan sebenarnya pecah pada akhir pekan kedua saat ia memboyong SZA untuk duet lagu “Snooze”, serta momen manis bersama Billie Eilish saat membawakan “One Less Lonely Girl”.
Daya pikat Justin Bieber rupanya belum pudar meski ia sempat absen dari panggung besar sejak tur dunia “Justice” pada 2022.
Selain memecahkan rekor stream, Bieber dikabarkan meraup pendapatan fantastis dari kontraknya di Coachella. Laporan menyebutkan bahwa sang penyanyi mengantongi lebih dari 10 juta dolar AS atau setara Rp160 miliar untuk dua kali penampilannya tersebut.