JAKARTA - Pentolan Foo Fighters, Dave Grohl, membongkar rahasia di balik kekuatan vokalnya yang tetap prima meski telah puluhan tahun berteriak di atas panggung.
Alih-alih melakukan latihan pernapasan atau teknik pemanasan vokal konvensional yang disarankan pelatih profesional, Grohl justru memiliki ritual unik.
Grohl mengaku awalnya sempat merasa khawatir karena gaya bernyanyinya yang agresif akan merusak organ vokalnya. Ia membayangkan kondisi pita suaranya akan hancur berantakan. Namun, hasil pemeriksaan medis justru menunjukkan fakta yang sangat mengejutkan bagi sang dokter maupun dirinya sendiri.
"Dokter itu memasukkan kamera ke tenggorokan saya dan berkata, 'Rileks saja.' Lalu dia meminta saya mengucap 'eee'. Setelah melihat pita suara saya, dia berkata, 'Wah, ini terlihat luar biasa.' Saya menjawab, 'Anda pasti bercanda'," ungkap Dave Grohl saat menjadi tamu di podcast Dish bersama Nick Grimshaw dan Angela Hartnett.
Yang lebih menarik, ketika sang dokter menanyakan rutinitas pemanasan yang dilakukan Grohl sebelum naik ke atas panggung. Dengan jujur, musisi 57 tahun itu memaparkan jadwal minumnya yang sangat terperinci sebelum konser dimulai.
Grohl menjelaskan satu jam sebelum pertunjukan, ia akan mulai membuka kaleng bir pertama. Ia juga terkadang mengonsumsi obat pereda nyeri seperti Advil untuk mengatasi rasa sakit pada lutut dan pergelangan kakinya akibat faktor usia.
BACA JUGA:
Ritual tersebut berlanjut dengan satu sloki wiski. Setelah bir pertama habis, ia akan membuka bir kedua. Mendekati waktu tampil, seluruh anggota band akan berkumpul untuk melakukan apa yang mereka sebut sebagai "doa band", yang nyatanya adalah sesi minum wiski bersama.
Lima belas menit sebelum lampu panggung menyala, Grohl pun menutup rangkaian "pemanasan" tersebut dengan bir ketiga dan satu tembakan wiski terakhir.
"Dan dokter saya berkata, 'Jangan ubah apapun yang sedang Anda lakukan. Itu berhasil!' Dan saya merasa, 'Oke, luar biasa!' Dan begitulah kenyataannya," pungkas Grohl sambil tertawa.