Bagikan:

JAKARTA - Pemegang ahli waris Johnny Cash secara resmi melayangkan gugatan hukum terhadap perusahaan besar minuman, Coca-Cola.

Gugatan tersebut menuduh perusahaan telah meniru suara ikon musik country legendaris itu secara tidak sah dalam konten iklan terbaru mereka.

Adapun tuntutan yang menjadi sorotan tersebut didaftarkan di Nashville pada Selasa, 25 November. Kasus ini segera menjadi kasus perdana yang mendapat perhatian tinggi di bawah Undang-Undang ELVIS yang baru disahkan di Tennessee.

Diperkenalkan pada tahun lalu, Undang-Undang ELVIS bertujuan untuk menjamin perlindungan suara para artis dari penggunaan komersial tanpa izin.

Perwalian Cash berargumen jingle Coca-Cola yang telah mengudara selama siaran pertandingan sepak bola sejak Agustus lalu menampilkan vokal yang terdengar "sangat mirip" dengan suara Cash, yang dibawakan oleh artis tribute, Shawn Barker.

Meski sebelumnya perwalian Cash telah memberikan izin penggunaan musik-musik Cash untuk tujuan periklanan—termasuk lagu “Ragged Old Flag” dan “Personal Jesus” saat tayangan Super Bowl—mereka mengklaim bahwa kali ini Coca-Cola sengaja mengabaikan dan mengabaikan jalur persetujuan yang semestinya.

Seperti dilaporkan oleh Billboard, Tim Warnock, pengacara yang mewakili pemegang ahli waris Cash, menyampaikan pernyataan yang sangat lugas terkait gugatan ke Coca-Cola

"Mencuri suara seorang artis adalah pencurian. Itu adalah pencurian atas integritas, identitas, dan kemanusiaannya," kata Warnock.

"Perwalian ini mengajukan gugatan untuk melindungi suara Johnny Cash—dan untuk mengirimkan pesan yang melindungi suara semua artis yang musiknya memperkaya hidup kita,” lanjutnya.

Adapun gugatan tersebut secara spesifik menuntut diterbitkannya perintah pengadilan (injunction) untuk segera menarik iklan tersebut dari peredaran.

Selain itu, tuntutan juga mencakup permintaan ganti rugi finansial atas dugaan pelanggaran hak publisitas Cash, pelanggaran hukum dukungan palsu federal, dan pelanggaran undang-undang perlindungan konsumen di Tennessee.

Hingga saat ini, Coca-Cola belum memberikan tanggapan publik terhadap klaim yang dilayangkan tersebut.

Di samping itu, Shawn Barker sendiri, sang artis tribute, tidak dicantumkan sebagai pihak yang digugat.

Meski demikian, pihak manajemennya menyatakan kegembiraan atas keterlibatannya dalam kampanye iklan tersebut.