JAKARTA - Park Jae Hyung yang lebih dikenal dengan nama Jae atau eaJ, menunjukkan kepeduliannya yang begitu besar kepada penggemarnya di Indonesia.
Adapun penyanyi-penulis lagu 33 tahun itu baru saja merampungkan konser bertajuk “the 1/9 tour in Jakarta” yang digelar di Basketball Hall GBK, Senayan pada Jumat, 21 November malam.
Sekitar 3.000 orang yang memadati hall tampak begitu puas dengan perlakuan hangat yang diberikan penyanyi-penulis lagu AS yang berbasis di Korea Selatan itu.
“Indonesia, saya sangat senang bisa kembali ke sini,” teriak Jae, setelah membawakan “right where you left me” dan “friendly fire” sebagai pembuka setlist.
“Terima kasih,” katanya, yang kemudian disambut riuh penonton.
Kejutan awal diberikan Jae saat melanjutkan pertunjukan dengan membawakan “ruin my life”. Perlahan, ia menyusuri sisi panggung, dan kemudian berjalan menuju tribun sebelah kiri—tempat pemegang tiket CAT 3B duduk.
Tanpa rasa canggung, Jae bernyanyi tanpa jarak dengan penggemar—hampir seluruhnya wanita—yang mengerumuninya.

Tidak ingin penonton di sisi lain cemburu melihat kedekatannya dengan mereka yang berada di CAT3B, saat membawakan “in my civic”, Jae memilih untuk bernyanyi di kerumunan penonton CAT3A.
Di sepanjang penampilannya, Jae tampak begitu memperhatikan penggemarnya, terutama mereka yang berdiri dekat panggung di kategori festival—VIP, CAT1, dan CAT2.
Setelah membawakan “burn” yang begitu berenergi, tatapan Jae tertuju pada kerumunan penonton yang berdiri berhimpitan di depan panggung. Ia pun meminta para penggemar untuk berdiri dengan jarak lebih renggang.
“Kalian yang ada di belakang, bisakah kalian mundur satu langkah,” ucap Jae, meminta agar penonton tidak berdiri berhimpitan.
BACA JUGA:
Dia juga meminta penonton yang berdiri itu untuk tidak mengorbankan dirinya sendiri.
“Jika kalian dehidrasi, (pengorbanan kalian) ini tidak sepadan,” katanya. “Silahkan cari jalan keluar dari kerumunan, minum air, lalu kembali. Kita masih ada di sini (untuk menunggu).”
Namun tampaknya permintaan Jae tidak dihiraukan. Mereka yang berada di dekat panggung tidak mau meninggalkan posisinya untuk diisi orang lain.
Tidak habis akal, Jae pun meminta kru untuk membagikan beberapa botol air mineral kepada para penonton di area festival.
“Saya ingin membagikan air (minum) untuk kalian, tapi saya hanya ada satu (botol), di sini kita ada 3.000 orang,” canda Jae, sebelum para kru memberikan air ke penonton.
Kehangatan yang diberikan Jae belum berhenti. Di sela penampilannya, ia mencoba mendengarkan setiap permintaan yang diteriakkan penonton.
Pada satu momen, ketika seorang penonton berteriak memberitahu bahwa teman di sampingnya sedang merayakan ulang tahun, Jae tanpa ragu menyanyikan ucapan “selamat ulang tahun”.
Di momen lain, Jae sempat dibuat kebingungan karena teriakan penonton di area dekat panggung. Butuh cukup lama baginya untuk memahami bahwa penonton merasa kesilauan karena sistem pencahayaan panggung.
“Baik, saya mengerti,” kata Jae.
“Tolong redupkan cahayanya,” pintanya kepada operator pencahayaan panggung.
Adapun, pertunjukan berlangsung sekitar dua jam. Jae mengakhiri setlist penampilannya dengan membawakan “visions”, “pacman”, dan car crash”.
“Terima kasih. Kalian membuat hidup saya begitu berharga untuk dijalani,” kata Jae, menutup pertunjukan.
Sebagai informasi, konser ini diselenggarakan oleh Rajawali Indonesia sebagai promotor.
Rangkaian “the 1/9 tour” akan menjadi perjalanan terakhir Jae sebelum memutuskan rehat sementara dari aktivitas musiknya untuk waktu yang belum ditentukan.