JAKARTA – World Boxing Council (WBC) memastikan Agit Kabayel akan menjadi lawan berikutnya dari juara dunia tidak terbantahkan tiga kali, Oleksandr Usyk, yang baru saja meraih kemenangan atas Rico Verhoeven pada akhir pekan kemarin.
Presiden World Boxing Council (WBC), Mauricio Sulaiman, mengatakan bahwa Agit sudah membuktikan dirinya sebagai salah satu petarung terbaik saat ini sehingga sangat pantas mendapat kesempatan untuk menghadapi jagoan asal Ukraina tersebut.
"Agit adalah juara interim WBC sekaligus penantang wajib untuk Oleksandr Usyk," kata Mauricio dalam sebuah acara di Arroyo Restaurant saat David Benavidez menerima sabuk khusus Commemorative Tollan Tlatequi atas keberhasilannya mengalahkan Gilberto Ramirez.
Agit, yang saat ini berusia 33 tahun atau enam tahun lebih muda dari Usyk, merupakan nama terdepan yang langsung muncul sebagai penantang setelah Usyk mengalahkan Rico di Piramida Giza.
BACA JUGA:
Petarung asal Jerman tersebut hadir di pinggir ring di Mesir dan langsung memberikan tantangan kepada Usyk setelah pertarungan yang berakhir kontroversial tersebut.
"Pertarungan antara Agit dan Oleksandr harus terjadi tahun ini. Kami akan memerintahkannya dan nanti kita lihat bagaimana hasilnya," ujar Mauricio.
Di atas kertas, Agit selalu keluar sebagai pemenang dalam 27 pertarungan profesional yang sudah dijalani. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 di antaranya ia menghentikan lawan dengan knockout (KO).
Usyk juga memiliki rekor impresif dari total 25 pertarungan profesional yang sudah ia jalani. Ia berhasil mengalahkan semua lawan-lawannya, yang enam di antaranya dipukul KO meskipun duel dengan Rico masih memicu perdebatan.
Kontroversi pertarungan terakhir Usyk terjadi karena keputusan wasit untuk menghentikan laga di detik terakhir ronde ke-11. Banyak yang menilai seharusnya bentrok itu dibiarkan sampai selesai saja.
Akan tetapi, Mauricio memiliki pandangan berbeda dan setuju dengan keputusan wasit. Ia juga menyebut pertarungan itu sangat sensasional karena mempertemukan juara WBC dengan seorang juara dunia kickboxing.
"Usyk menang dan saya memuji wasitnya. Saya sangat bangga kepada Mark Lyson karena tanggung jawab seorang wasit ialah melindungi integritas dan keselamatan petinju."
"Dia tidak peduli dengan bunyi bel. Dia melihat mata petinju yang terkena pukulan dan seberapa parah kondisinya," katanya.