JAKARTA – Moses Itauma mulai dikaitkan dengan pertarungan melawan Oleksandr Usyk setelah kemenangan telak yang dia peroleh melawan Dillian Whyte pada akhir pekan kemarin.
Bentrok antara Itauma versus Dillian Whyte berlangsung di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu, 16 Agustus 2025, malam waktu setempat. Itauma menang kurang dua menit saja di duel tersebut.
Itauma setelah kemenangan tersebut mengatakan bahwa dirinya sangat siap untuk melawan siapa pun, termasuk Usyk yang berstatus juara dunia tidak terbantahkan kelas berat dua kali.
"Apa (rencana) selanjutnya? Sejujurnya saya siap untuk melawan siapa pun yang mereka taruh di hadapan saya," kata Itauma seperti dilansir sari Sky Sport.
BACA JUGA:
Usyk langsung mendapat perintah untuk menjalani pertandingan wajib perebutan sabuk WBO melawan Joseph Parker setelah mengukir kemenangan KO atas Daniel Dubois bulan lalu.
Ia diberi waktu 30 hari terhitung sejak 24 Juli 2025. Namun, bintang tinju asal Ukraina tersebut telah mengirim surat permohonan untuk perpanjangan negosiasi karena masih cedera.
Petarung berusia 38 tahun itu pun kemudian diberi perpanjangan waktu negosiasi. Meski demikian, dia bisa saja mengosongkan sabuk WBO dan Parker otomatis menjadi juara.
Itauma mengatakan bahwa dia ingin sekali Joseph yang berstatus juara WBO interm mendapat kesempatan untuk melawan Usyk guna merebut sabuk juara, tetapi ia juga tertarik untuk bentrok dengan jagoan Ukraina itu.
"Jika saya benar-benar jujur, Joseph Parker (dan Agit) Kabayel memang layak mendapatkan kesempatan itu (melawan Oleksandr Usyk), tetapi saya juga ingin mengambil kesempatan itu," katanya.
Usyk merupakan juara dunia kelas berat tidak terbantahkan dua kali dengan rekor belum pernah kalah. Sebelum menang atas Dubois, ia meraih status juara dunia tidak terbantahkan pertamanya setelah menang atas Tyson Fury tahun lalu.
Serhii Lapin, direktur tim Usyk dan CEO Ready to Fight, mengisyaratkan bahwa klien mereka tidak akan terburu-buru dalam menentukan langkah berikutnya.
"Selama satu setengah tahun terakhir, Usyk mencapai prestasi bersejarah dengan menjadi juara kelas berat tak terbantahkan dua kali. Hal itu menuntut upaya fisik dan mental yang luar biasa, serta pengorbanan yang besar," ujar dia.
Usyk sebelum melawan Dubois mengatakan bahwa dia hanya akan menjalani dua pertarungan lagi dalam karier profesionalnya sebelum pensiun. Parker pun kemungkinan jadi lawan terakhirnya.
Satu pertarungan lainnya kemungkinan trilogi potensial melawan Tyson Fury pada 2026. Fury menegaskan mau keluar dari masa pensiun jika Usyk mau naik ring bersama untuk ketiga kalinya.