Bagikan:

JAKARTA - Salah satu tokoh olahraga Indonesia, I Gusti Kompyang (IGK) Manila meninggal dunia pada Senin, 18 Agustus 2025, pukul 08.59 WIB.

Sejumlah ucapan belasungkawa mengalir deras dari pelaku olahraga Indonesia, tak terkecuali Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

"Saya kehilangan sahabat sekaligus mentor yang loyal dan pekerja keras. Kami pernah bekerja sama saat di Persija dan membawa juara tahun 2001."

"Beliau juga pernah berjasa saat menjadi Manajer Timnas Indonesia ketika juara SEA Games tahun 1991."

"Terima kasih untuk seluruh kontribusi yang telah diberikan kepada sepak bola Indonesia, Pak Jenderal IGK Manila," tulis Erick Thohir di akun Instagram pribadinya.

Erick Thohir yang selama ini identik dengan Persib Bandung (Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat 2009-2019), ternyata pernah punya peran penting di Persija Jakarta.

Dirangkum dari berbagai sumber, IGK Manila pernah menyebut bahwa Menteri BUMN itu aktif membantu Macan Kemayoran sejak era 1990-an hingga 2000-an.

Saat IGK Manila ditunjuk menjadi Manajer Persija pada 1997, Erick Thohir mendukung kebutuhan finansial klub Ibu Kota tersebut, mulai dari pembelian pemain hingga operasional lain.

"Pemain semahal apa pun yang saya ajukan disetujui, bahkan tak jarang Erick memberi masukan pemain yang harus dibeli. Dia mengerti pemain bagus dan harga tidak jadi masalah karena untuk membentuk Persija yang tangguh," ujar IGK Manila pada 2023.

Berkat kerja sama IGK Manila dan Erick Thohir, hasilnya Persija berhasil menjadi juara Liga Indonesia 2001.

"Berkat dukungan finansial dari Erick Thohir dengan mendatangkan sejumlah pemain bintang, serta memenuhi segala kebutuhan tim, Persija kemudian menjelma menjadi tim tangguh sehingga akhirnya keluar sebagai juara pada tahun 2001," tutur IGK Manila.

IGK Manila meninggalkan berbagai catatan manis bagi olahraga Indonesia. Selain Persija, almarhum merupakan Manajer Timnas Indonesia yang sukses membawa medali emas SEA Games 1991 di Manila.

Kiprahnya tak hanya di dunia sepak bola. Ia juga berperan dalam mendorong wushu untuk berprestasi di kancah nasional dan internasional yang dimulai pada 1993.