JAKARTA – Petinju muda Moses Itauma, 20 tahun, kemungkinan besar akan menjadi lawan Joseph Parker berikutnya andaikata Oleksandr Usyk menolak untuk menjalani pertarungan wajib perebutan sabuk WBO.
Pertarungan melawan Itauma kini menjadi harapan besar di pihak Parker setelah sejauh ini belum ada diskusi langsung dengan tim dari Usyk.
Usyk dari Ukraina sebelumnya menyatukan kembali keempat sabuk juara dunia kelas berat setelah mengalahkan Daniel Dubois dalam duel lima ronde saja di Stadion Wembley bulan lalu.
Petarung yang berusia 38 tahun tersebut harus menjalani pertandingan wajib WBO versus Parker jika ingin mempertahankan statusnya sebagai juara dunia tidak terbantahkan.
WBO memberinya waktu hanya 30 hari sejak 24 Juli 2025 untuk melakukan negosiasi dengan pihak Parker. Namun, dia juga bisa memilih untuk mengosongkan sabuk WBO.
BACA JUGA:
Promotor Parker, David Higgins, mengatakan bahwa menipisnya harapan melawan Usyk membuat mereka sekarang terbuka untuk melawan nama lainnya, termasuk Itauma.
"Saya rasa Joseph Parker akan bertarung melawan Moses Itauma. Ini hanya masalah waktu saja," ujar Higgins seperti dilansir dari Sky Sport.
Itauma, yang dijadwalkan melawan Dillian Whyte akhir pekan ini di Riyadh, Arab Saudi, merupakan petinju kelas berat dengan peringkat tertinggi kedua saat ini di ranking WBO.
Higgins menegaskan bahwa selain Itauma, mereka juga selalu siap melawan petarung lainnya.
"Joseph Parker tidak pernah ragu melawan siapa pun. Entah itu Deontay Wilder, Zhilei Zhang, atau Martin Bakole, dalam waktu dekat," ujar dia.
Parker sebelumnya sudah menyatakan keinginan untuk melawan Usyk. Dia ingin menguji kemampuannya melawan salah satu petarung terbaik saat ini, yang belum pernah kalah di level profesional.
"Saya ingin sekali mendapat kesempatan untuk menantang diri saya sendiri melawan yang terbaik di dunia," katanya.
Usyk adalah juara dunia tidak terbantahkan dua kali di kelas berat. Dia sebelumnya meraih status itu pertama kali pada Mei 2024 setelah menghentikan Tyson Fury.
Dia kemudian memilih mengosongkan sabuk IBF setelah kemenangan itu dan lebih memprioritaskan pertarungan ulang melawan Fury pada Desember 2024. Hasilnya dia kembali menang angka.