JAKARTA - Rocket Rockers menjaga eksistensi dan spirit pop-punk dalam karya-karyanya. Lebih dari dua dekade, band asal Bandung ini berhasil menjaga pop-punk tetap hidup di tengah perubahan tren musik, menjadikan mereka sebagai salah satu 'tulang punggung' genre tersebut.
Band ini bukan hanya eksis, tapi juga aktif mengibarkan bendera pop-punk Indonesia ke panggung internasional, tampil di Asia Tenggara hingga Eropa, berbagi panggung dengan nama-nama besar seperti MXPX, The Ataris, dan SUM41. Dedikasi itu mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu band paling berpengaruh dalam skena pop-punk Indonesia.
Yang terbaru, Rocket Rockers kembali merilis arya kolaborasi dengan solois Rizky Irmansyah. Mereka mengemas ulang lagu populer ‘Rumit’ karya Langit Sore dengan identitas baru.
Lagu patah hati ini dihidupkan kembali dengan aransemen segar lewat vokal lembut Rizky bertemu dengan energi eksplosif Rocket Rockers, menghasilkan nuansa emosional yang tetap kencang dengan semangat pop-punk.
BACA JUGA:
“Lagu ini sudah kuat secara makna, tapi dengan energi baru dari Rocket Rockers, rasanya jadi makin dalam dan berwarna,” ujar Rizky Irmansyah. Aska menambahkan, “Kami bukan hanya mengaransemen ulang. Kami benar-benar menyelami lagi makna lagu ini dan mengekspresikannya dengan karakter musik kami. Tantangan ini sangat kami nikmati.”
Lagu ini sudah dirilis seluruh platform digital dan YouTube, ‘Rumit’ siap jadi anthem baru bagi siapa saja yang tengah atau pernah berada dalam kisah cinta yang penuh liku. Video klipnya dibintangi Onadio Leonardo dan Egi Haw, menghadirkan kombinasi serius dan satir dari hubungan yang rumit.
Dengan konsistensi lebih dari 20 tahun dan komitmen menjaga semangat pop-punk di Indonesia, Rocket Rockers sekali lagi membuktikan bahwa mereka bukan hanya sekadar band namun mereka adalah bagian penting dari sejarah musik pop-punk tanah air.