JAKARTA - Charly Van Houten ikut meramaikan perbincangan mengenai kewajiban kafe dan resto untuk membayar royalti musik kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Lewat akun Instagram miliknya, eks vokalis ST 12 itu justru berniat memberi hadiah untuk kafe yang memutar dan juga musisi yang membawakan lagu ciptaannya.
“Saya Charly Van Houten mengimbau jika saya sedang berada di suatu tempat jafe, restoran atau tempat-tempat lainnya ada yang memutarkan lagu saya dan musisi, penyanyi/band yang membawakan karya lagu saya, akan saya kasih hadiah,” kata Charly, mengutip keterangan unggahan, Jumat, 8 Agustus.
Charly melanjutkan, hadiah tersebut bisa saja berupa uang tunai ataupun merchandise.
Hadiah tersebut, kata penyanyi 45 tahun itu, merupakan tanda terima kasih kepada para pemilik kafe dan resto serta para musisi.
Selain Charly, beberapa musisi yang juga ikut bersuara mengenai hal ini antara lain Ahmad Dhani, Uan Kaisar, hingga Anji.
BACA JUGA:
Ahmad Dhani justru menggratiskan katalog Dewa 19 yang dinyanyikan oleh Virzha dan Ello untuk diputar di restoran yang punya banyak cabang.
Sementara Uan Kaisar mempersilahkan kafe dan resto menyiarkan lagu-lagu Juicy Luicy, begitu juga untuk musisi-musisi yang biasa tampil di kafe.
“Live di kafe boleh bawain (lagu Juicy Luicy)? Boleh. Ya ngapain aku nuntut royalti dari yang manggung di kafe. Boleh, bawain aja, di kafe kalian dengar Juicy Luicy aja,” kata Uan saat siaran live Instagram.
“Kalau Juicy Luicy, kita juga enggak pernah nagih dan enggak pernah minta izin. Mau bawain ya bawain aja lah. Siapa saya lah. Band baru juga,” pungkasnya.