Bagikan:

JAKARTA - Konser final Black Sabbath 5 Juli nanti akan jadi sesuatu yang monumental sebagai penutup karier manggung mereka. Tak hanya fans, para personel juga merasakan magisnya konser ini bahkan sebelum dimulai.

Geezer Butler, bassist Black Sabbath baru-baru ini mengaku mengalami mimpi buruk dan rasa berdebar. Keresahannya itu ia ungkapkan kepada The Guardian.

"Saya sudah mulai mengalami palpitasi (kondisi berdebar). Bahkan faktanya semalam saya mendapat mimpi buruk," ungkapnya sebagaimana dikutip dari NME, 5 Mei.

Gejala tersebut sepertinya menggambarkan kekhawatiran sang musikus menuju konser akbar yang melibatkan band-band ikonis lain yang mendukung karier mereka. Meski sudah ribuan kali naik-turun panggung, perasaan yang ditimbulkan konser final ini terasa berbeda.

"Saya bermimpi semuanya berjalan kacau di atas panggung dan kami terberai menjadi debu," kisahnya.

Antara bersemangat dan khawatir, Geezer menyadari ekspektasi semua orang terhadap konser ini. Keresahan itu pun kadang tak bisa ia hindari.

"Penting bagi kami untuk meninggalkan kesan terakhir yang hebat, karena ini adalah momen terakhir orang-orang menikmati pertunjukan live kami. Jadi malam itu harus luar biasa pecah," jelasnya.

Ozzy Osbourne, frontman Black Sabbath juga berada di kondisi kesehatan yang menurun. Ia sudah mengungkap tak bisa tampil berjam-jam seperti dulu, dan akan berusaha sebaik mungkin. 

Konser final Black Sabbath akan digelar 5 Juli di Villa Park, Birmingham yang merupakan tempat lahirnya band legendaris yang telah berkarier lima dekade lebih.