Bagikan:

JAKARTA - Ardhito Pramono kembali bersuara terkait haknya sebagai pencipta lagu. Melalui pernyataan di Instagram Story, ia merasa telah kehilangan hak atas lagu-lagu yang pernah ditulisnya.

Adapun, keresehanan Ardhito bermula dari seorang warganet yang mengunggah potongan video dari program televisi Korea Selatan, I Live Alone, yang dalam episode terbarunya menampilkan J-Hope.

Dalam tayangan tersebut, warganet memberitahukan bahwa lagu Ardhito dijadikan sebagai musik latar. Mengetahui hal tersebut, penyanyi-penulis lagu 29 tahun itu justru menyentil pihak publisher - yang mana berkaitan dengan royalti.

“Wih lagu yang ku tulis sendiri sampe Korea, tapi publishing ku sama Sony ngga jelas jelas. terimakasiiii,” tulis Ardhito, mengutip unggahan Instagram Story, Selasa, 11 Maret.

Ardhito pun menyarankan para penulis lagu untuk tidak mengalami nasib seperti dirinya, yang kehilangan hak atas lagu ciptaannya sendiri.

“Teruntuk pencipta lagu di seluruh Indonesia, buatlah lagu seindah indahnya, kalian semua berbakat. Jika ada tawaran dari pihak-pihak manapun, please lawyered up (diurus oleh pengacara). Jangan sampai nasib kalian seperti saya,” katanya.

Dalam unggahan selanjutnya, Ardhito menjelaskan apa yang dialaminya sebagai penulis lagu.

“Saya kehilangan hak saya sebagai pencipta lagu, yang dimana penulis lagu punya hak 100 persen dalam pemberian kuasa ‘pengelolaan lagu’. Dalam hal ini, segala ‘pemindahan’ katalog lagu dari publisher ke publisher lainnya, harus dengan persetujuan sang pencipta lagu. Juga saya tidak pernah memberikan approval akan pemindahan lagu-lagu saya ke publisher yang kalian tunjuk sendiri,” tuturnya.

“Label membiayai produksi lagu. Namun dalam hal ini, bagaimana jika artist yang dengan segala keterbatasan bisa memproduksi lagu sendiri? Silahkan monetize ‘master’ yang kalian miliki akan lagu-lagu yang saya tulis sendiri. Namun sekali lagi, kepemilikan lagu; 100 persen dimiliki si pencipta lagu. Tolong hargai kepemilikan lagu-lagu saya yang saya tulis dengan hati yang tulus,” pungkas Ardhito.

Sebelumnya pada tahun 2021, Ardhito juga mengeluhkan lagunya yang beberapa kali ditampilkan di program televisi Korea Selatan. Sebagai produser dan pencipta lagu, ia merasa tidak dilibatkan oleh pihak publisher saat lagunya ditampilkan di program televisi.Ardhito Pramono (Instagram @ardhitopramono)