JAKARTA - Beyoncé mendapat banyak pujian saat mengguncang panggung NFL 2024 Christmas Halftime Show pada 25 Desember kemarin. Namun di tengah banyaknya sanjungan, ada juga sejumlah fans yang memberi kritikan.
Penampilan Beyoncé di Houston, Texas tersebut merupakan sesuatu yang istimewa. Selain karena tayang di Netflix, di aksinya itu, sang diva membawakan lagu-lagu di album Cowboy Carter secara untuk pertama kalinya.
Ia setidaknya menampilkan total sembilan lagu dari album terkininya itu. Penuh dengan konsep dan tata panggung gemerlap, suguhan tersebut terasa selevel Superbowl, yang membuat banyak orang terpukau.
Namun tetap ada beberapa komentar miring yang dialamatkan pada Beyoncé. Sang ibu, Tina Knowles mendengar hal ini dan memutuskan untuk berkomentar balik lewat unggahan media sosial.
Awalnya ia membagikan ulang postingan salah satu netizen tentang hobi mengkritik apapun secara negatif meski Beyoncé sudah memberikan yang terbaik.
BACA JUGA:
“Terlepas dari apakah Anda menyukai musik Beyoncé atau tidak, ini adalah BUKTI dan motivasi bahwa tidak peduli seberapa berbakatnya Anda, orang-orang akan selalu, SELALU, selalu memiliki beberapa hal negatif untuk dikatakan," bunyi postingan tersebut pada 28 Desember dikutip dari NME.
Tina kemudian menuangkan unek-uneknya demi membela sang anak.
"Sentimen saya persis seperti itu! Sungguh mengherankan bagi saya bahwa Anda akan menghabiskan hari Natal Anda yang berharga dan menonton pertunjukan seseorang yang Anda benci dan Anda pikir tidak berbakat sehingga Anda dapat membicarakannya nanti," ujarnya.
Serangan terhadap Beyoncé diduga bukan hanya terjadi karena aksi panggung di Houston. Beberapa juga menilai ada kaitannya dengan berbagai rumor di luar sana yang menyangkut namanya, seperti konspirasi di industri musik hingga dugaan terkait dengan skandal P Diddy.