JAKARTA - Insentif motor listrik yang sempat dinikmati sejumlah produsen di Indonesia tak kunjung mendapatkan kejelasan jelang tutup tahun. Apakah hal ini akan membuat Honda memberikan diskon besar-besaran lagi ke jajaran motor listriknya di tanah air?
Diketahui, tidak pastinya insentif motor listrik dari pemerintah cukup menghambat penjualan para produsen motor listrik. PT Astra Honda Motor (AHM) menjadi salah satu pabrikan yang menawarkan motor listrik, merakit lokal dan menerima subsidi tersebut.
Namun sejak pemerintah belum lagi memberikan kelanjutan soal insentif motor listrik, Honda berupaya tetap menggenjot penjualan dengan menawarkan potongan harga. Seperti pada Juli lalu, sejumlah diler memberikan diskon hingga jutaan rupiah.
Hasilnya cukup mendongkrak penjualan motor ramah lingkungan mereka. Dengan tidak jelas insentif, apakah AHM bakal membuka peluang untuk memberikan diskon lagi? General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor Ahmad Muhibbudin, memberikan penjelasannya.
“Ya diskon itu kan tergantung policy, kondisi dan strategi kita memasarkan sebuah produk. Saya belum bisa bicara apakah akan ada diskon lagi nanti atau tidak,” ujar Muhib di Jakarta, belum lama ini.
“Tapi yang pasti diskon ini kan salah satu cara untuk memberi kesempatan kepada para masyarakat untuk memiliki sebuah produk,” lanjutnya.
BACA JUGA:
Muhib menambahkan, program diskon pada tahun ini menunjukkan hasil positif. Bahkan, penjualan motor listrik Honda diklaim mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Cukup bagus, tapi mohon maaf, saya belum bisa sebut angkanya. Paling banyak CUV e:, tapi saya harus cek lagi datanya,” ucapnya.
Seperti diketahui, saat ini AHM telah memiliki lini produk yang lebih luas dibandingkan sebelumnya. Seperti Icon e:, yang harganya paling murah di Rp28 jutaan, lalu ada CUV e: yang merupakan motor listrik termahal Honda di angka Rp54,4 jutaan.