JAKARTA – Royal Enfield bersiap meluncurkan motor adventure terbarunya, Himalayan 750, pada ajang EICMA 2025 di Milan, Italia, pada November mendatang. Setelah debut global tersebut, motor ini juga dijadwalkan tampil di Motoverse yang berlangsung di Goa, India, pada 21–23 November 2025.
Kehadirannya diprediksi menjadi salah satu sorotan utama karena akan menjadi model paling bertenaga yang pernah dibuat Royal Enfield di segmen adventure. Dalam beberapa bulan terakhir, Himalayan 750 kerap tertangkap kamera saat menjalani uji jalan.
Pengujian dilakukan di berbagai medan ekstrem, termasuk wilayah pegunungan Ladakh, India. Pengujian ini bahkan melibatkan jajaran manajemen puncak Royal Enfield, menandakan bahwa model ini sudah sangat dekat menuju tahap produksi massal.
Secara desain, Himalayan 750 disebut mengusung tampilan lebih kekar dan proporsional dibanding Himalayan 450. Motor ini akan mempertahankan karakter petualang khas Royal Enfield dengan lampu depan bulat LED, windscreen tinggi, tangki bahan bakar besar, serta jok model bertingkat untuk kenyamanan perjalanan jauh.
Tak ketinggalan, rak bagasi belakang dan panel instrumen digital yang lebih modern juga turut disematkan untuk menunjang aktivitas touring jarak jauh. Dari sisi jantung pacu, Royal Enfield dikabarkan mengembangkan mesin parallel-twin 750cc yang merupakan hasil pengembangan dari mesin 650cc dua silinder miliknya.

BACA JUGA:
Tenaga yang dihasilkan diperkirakan mencapai 50 tenaga kuda dengan torsi sekitar 65 Nm, disalurkan melalui transmisi enam percepatan. Kombinasi ini diyakini akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih bertenaga dan halus di berbagai kondisi medan.
Untuk menopang performanya, Himalayan 750 akan menggunakan rangka baru turunan dari sasis 650-twin, dipadukan dengan suspensi depan upside-down (USD) dan monoshock belakang yang dapat disetel. Sistem pengereman mengandalkan cakram ganda di depan dan cakram tunggal di belakang, serta ban dual purpose agar tetap stabil di medan aspal maupun tanah.
Royal Enfield juga menyiapkan dua varian wheelset, yakni pelek jari-jari untuk versi off-road, dan pelek alloy untuk varian touring jalan raya. Bocoran dari pengujian juga memperlihatkan adanya fitur crash guard, saree guard, serta penyesuai preload remote di bagian belakang.
Sementara versi alloy terlihat menggunakan ban dengan tapak lebih halus, menegaskan orientasinya sebagai motor touring sejati. Dikutip dari Carandbike, Jumat, 10 Oktober, Royal Enfield diperkirakan akan mulai memasarkan Himalayan 750 secara resmi pada kuartal pertama 2026 dan diprediksi harganya berkisar antara 4 hingga 4,5 lakh rupee, atau setara Rp760 juta hingga Rp855 juta untuk pasar India.