YOGYAKARTA - Sebenarnya apa penyebab kelistrikan motor bermasalah? Jika hal ini dialami, tentunya dapat menyebabkan kegiatan berkendara terganggu dan berisiko mengundang bahaya. Jika kelistrikan motor bermasalah, fungsi dasar sepeda motor seperti lampu juga akan mengalami dampak, mulai dari cahaya yang redup atau bahkan cepat putus.
Lantas apa yang menyebabkan kelistrikan motor timbul masalah saat difungsikan?
“Masalah kelistrikan umumnya terjadi pada motor yang sudah dimodifikasi dengan pemasangan aksesori yang berlebihan. Efeknya, pengisian bisa tekor,” jelas Annas Qoribi, pemilik Baron Technical, bengkel kelistrikan motor di Pejaten, Jakarta Selatan.
Hal tersebut dikarenakan adanya input atau pasokan daya yang sanggup diberi tidak sebesar output yang dibutuhkan. Efeknya dapat mengakibatkan aki tekor sehingga terjadi kerusakan pada komponen kelistrikan di motor.
“Sistem pengisian di motor itu selain aki ada spul dan kiprok. Nah kedua komponen tersebut bisa kita servis atau upgrade sesuai keperluan pengguna jika ada kendala,” katanya.
Dalam kondisi standar, kabel yang sudah getas, spul hangus atau kiprok yang jebol juga berisiko mengganggu sistem pengisian.
“Sistem pengisian yang bermasalah tidak selalu membuat aki tekor. Tapi juga bisa overcharge karena arus pengisiannya berlebihan akibat rusaknya regulator atau kiprok,” pungkas Annas.
Penyebab Kelistrikan Motor Bermasalah
-
Aki (Baterai) Lemah atau Soak
- Aki menjadi sumber utama listrik untuk sistem starter, lampu, dan pengapian.
- Jika aki soak, motor pun akan sulit dinyalakan atau memiliki listrik yang lemah.
- Adapun tanda-tandanya antara lain klakson pelan, lampu redup, starter tidak kuat.
-
Sekring (Fuse) Putus
Sekring melindungi sistem kelistrikan dari arus pendek.
Jika sekring putus artinya terdapat arus yang tidak mengalir, sehingga motor akan mati total atau lampu tertentu tidak dapat menyala.
-
Kabel Putus atau Konslet
- Kabel yang putus atau terkelupas dapat mengakibatkan arus tidak dapat mengalir atau bahkan korsleting.
- Pada umumnya dapat disebabkan oleh usia kabel, gigitan tikus, atau modifikasi tidak rapi.
-
Spul atau Stator Rusak
- Spul menghasilkan listrik saat mesin hidup.
- Jika terjadi kerusakan, pengisian aki jadi lemah, motor dapat mati saat jalan.
-
Regulator/Rectifier Rusak
- Alat ini mengatur arus dari spul ke aki (mengubah AC ke DC).
- Jika alat ini rusak, aki tidak terisi, atau malah kelebihan arus hingga overcharge.
-
CDI atau ECU Bermasalah
CDI (untuk motor karbu) atau ECU (motor injeksi) mengatur sistem pengapian.
Jika rusak, motor akan susah nyala, atau mati mendadak.
-
Kunci Kontak Longgar atau Rusak
- Jalur listrik utama melewati kunci kontak.
- Jika longgar, listrik akan menjadi putus-nyambung.
-
Soket Longgar atau Berkarat
- Soket-soket pada sistem kelistrikan jika tidak kencang atau berkarat akan membuat arus tidak stabil.
- Periksa bagian soket lampu, CDI, kiprok, dll.
-
Switch atau Saklar Rusak
Contoh: Saklar rem, saklar lampu, atau saklar starter.
BACA JUGA:
Jika rusak, akan membuat komponen seperti lampu rem atau starter tidak dapat berfungsi dengan baik.
Demikianlah penjelasan mengenai penyebab kelistrikan motor bermasalah. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.